Berita Surabaya

Polisi Tilang 311 Pengendara Motor di Malam Tahun Baru di Surabaya

Sebanyak 311 pengendara motor dikenai tilang oleh polisi di saat malam pergantian tahun di Surabaya.

Polisi Tilang 311 Pengendara Motor di Malam Tahun Baru di Surabaya
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Motor-motor modifikasi yang disita polisi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 311 pengendara motor terkena tilang Satlantas Polrestabes Surabaya pada malam pergantian tahun baru 2018, Minggu (31/12/2017).

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pan Pandia menjelaskan, para pengendara yang terkena tilang itu lantaran tidak memakai helm, melanggar rambu lalu lintas, dan berboncengan lebih dari satu.

"Semua itu terkena tilang pada malam tahun baru. Kami yang berada di lapangan menindak tegas semua pelanggar lalu lintas," sebut Pandia, Senin (1/1/2018).

Menurut Pandia, pengendara motor yang melakukan pelanggaran dikenai tindakan tilang. Petugas tidak mentolerir dengan memberi teguran dan hasilnya ada 311 pengendara.

Selain 311 motor yang melanggar lalu lintas, polisi juga menyita sebanyak 34 sepeda motor yang memakai knalpot brong atau tidak standar.

Pandia menegaskan, pemakaian knalpot brong menyalahi UU Lalu Lintas No 22 tahun 2009. Juga sangat megganggu pengguna jalan lain dan masyakat.

"Kami tidak cuma memberi surat tilang saja, notor juga kami sita sebagai barang bukti," terang Pandia.

Selanjutnya, pemilik kendaraan berknalpot brong ini diperbolehkan mengambil kendaraannya di Polrestabes Surabaya setelah mengikuti sidang tilang di Pengadilan Negeri Surabaya.

"Setelah sidang, saat ambil motor harus membawa knalpot aslinya yang standar pabrikan. Kalau tidak,motor tak boleh diambil," pungkas Pansia.

Dia menegaskan, Satlatas Polrestabes Surabaya akan terus menggelar razia motor yang pakai knalpot brong pada 2018.

Rohman, salah satu warga Surabaya mengaku, banyak pemotor yang pakai knalpot brong di malam tahun baru 2018 tak ditindak di jalanan.

"Suaranya bising, sangat mengganggu. Saya berharap lebih tegas lagi melakukan tindakan setelah tahun baru," tutur Rohman.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved