Breaking News:

Tahun Baru di Surabaya

Kapolda Jatim : Warga Bebas Masuk Surabaya Saat Malam Tahun Baru. Tetapi. . .

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin tidak melarang masyarakat luar Surabaya yang masuk ke Surabaya di malam tahun baru. Tetapi....

Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/anas miftakhudin
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin saat meninjau persiapan pengamanan Tahun Baru, Minggu (31/1). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin tidak membatasi masyarakat yang masuk ke Surabaya dalam perayaan pergantian tahun. Namun polisi tidak segan-segan menindak masyarakat yang melanggar lalu lintas selama perjalanan.

"Kalau masyarakat dari luar kota ingin datang ke Surabaya, kami perbolehkan. Yang harus dicatat asal tidak melanggar aturan, tapi kalau melanggar aturan, seperti menggunakan knalpot brong atau tidak menggunakan helm, pasti kami tindak," tutur Irjen Machfud Arifin, Minggu (31/12).

Untuk menindak para pelanggar, Polda Jatim bersama jajarannya akan melakukan penghadangan di setiap ruas jalan yang dilewati. "Langkah itu sudah kami antisipasi. Tujuannya, mereka agar tertib berlalu lintas," tandasnya.

Dalam perayaan pergantian tahun, kapolda justru berharap agar masyarakat melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain, atau lebih mendekatkan diri pada yang Maha Kuasa. Seperti istighotsah dan makan-makan bersama tanpa harus melakukan acara yang mudharat (tak bermanfaat).

"Itu lebih positif dan efektif dalam perayaan pergantian tahun dibanding keliling kota yang penuh dengan asap kendaraan," jelasnya.

Orang nomor satu di Jatim ini mengimbau pada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada jika melakukan perjalanan jauh. Untuk mengantisipasi itu, polres di seluruh jajaran Polda Jatim telah mempersiapkan posko untuk pengendara yang ingin beristirahat.

"Masyarakat agar tidak memaksakan diri untuk mengemudi atau nyetir motor apabila kondisi tubuhnya tidak fit atau mengantuk. Silakan istirahat sejenak. Jangan dipaksaakan," tegas kapolda.

Dalam perayaan tahun baru di Surabaya dan dan daerah lain, lelaki dengan pangkat dua bintang di pundak, menginstruksikan polisi harus hadir di tengah masyarakat atau keramaian. "Polisi harus hadir di mana-mana untuk penyambutan tahun baru 2018," ujarnya.

Sejumlah personel gabungan dari pemkot Surabaya, beberapa dinas, dibantu dengan personel kepolisian akan mengamankan jalannya malam pergantian tahun baru 2018.

"Kami (Polisi, Linmas, Satpol PP, hingga TNI) sekitar 1.000 lebih personel, akan ditempatkan di sejumlah objek vital atau titik-titik keramaian di masyarakat," tandas Kapolda Machfud. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved