Breaking News:

Berita Bangkalan

Pengakuan Sopir Bus Akas yang Tewaskan 6 Penumpang Mobilio di Bangkalan : Saya Kaget. . .

Suaranya bergetar ketika mendengar kabar bahwa korban meninggal mencapai enam orang.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Titis Jati Permata
surya/ahmad faisol
Honda Mobilio dievakuasi ke Pos Pantau Tangkel. Kondisinya ringsek setelah bertabrakan dengan Bus Akas di Jalan Raya Desa Karang Gayam, Kecamatan Blega, Sabtu (29/12/2017) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Sebuah Honda Mobilio bermuatan 11 penumpang terlibat kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) di Jalan Raya Desa Karang Gayam, Kecamatan Blega, Jumat (29/12/2017) sekitar pukul 23.20.

Enam penumpang yang masih satu kampung tewas.

Mereka yakni pengemudi Moh Nur Siddik (40), warga Jalan Permata, Kelurahan Bumianyar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Nafidah (45), Hakup (35), Fitria Wulandari (21), Aftar (3,5 bulan), dan Syafii (35).

Lima penumpang lainnya menderita luka berat dan luka ringan. Korban luka berat yakni Juhairiyah (38), Alif (12), dan Nanda (11).

Mereka dirujuk ke RSUD Sampang. Sementara korban luka ringan yakni Syafia (28) dan Moh Idi (52).

Dokter piket Puskesmas Blega, Dr Moslihin mengungkapkan, terdata empat orang meninggal di lokasi kejadian dan dua orang meninggal di puskesmas.

"Enam meninggal, semua karena mengalami cedera otak berat. Ada lagi tiga orang dirujuk ke RSUD Sampang. Sementara dua orang lainnya luka ringan," ungkap Dr Moslihin kepada Surya, Sabtu (30/12/2017).

Data pihak Puskesmas Blega tak selaras dengan pihak kepolisian.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M Ridha menyatakan, korban meninggal di lokasi kejadian berjumlah satu orang, tiga meninggal dalam perjalanan ke puskesmas karena luka berat, dan satu korban lagi meninggal di RSUD Sampang.

"Total ada enam korban meninggal dunia, tiga luka berat, dan dua luka ringan," kata Anis.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved