Sambang Kampung Putat

Aksi Pemural Jadol (Jarak Dolly) bikin Cantik Kampung Tempe 

Kampung Tempe di Gang Tembusan Jalan Putat Jaya Timur RT 5 RW 10 Kelurahan Putat Kecamatan Sawahan baru tiga minggu ini mulai.

Aksi Pemural Jadol (Jarak Dolly) bikin Cantik Kampung Tempe 
surya/ahmad zaimul haq
DOLANAN - Suasana paving di gg Tembusan Jalan Putat Jaya Timur RT 5 RW 10 yang dipenuhi mural dolanan anak diantaranya, engkle, dakon, dll, Rabu (27/12/2017). Tema dolanan itu dibuat agar anak-anak tidak bergantung pada game di gadget. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Kampung Tempe di  Gang Tembusan Jalan Putat Jaya Timur RT 5 RW 10 Kelurahan Putat Kecamatan Sawahan baru tiga minggu ini mulai.

Warga mepercantik kampung dengan warna warni rumah, mural dan juga menghias gang kampung dengan permainan tradisional.

Aneka mural yang ada di Kampung Tempe ternyata bukan buah karya warga lain.

Melainkan karya para pemuda dan juga warga asli di RT 5 RW 10. Para pemuda di sana ternyata memiliki kreativitas unggul dan bahkan membuat komunitas mural dari RT 5.

Mereka biasa menyebut diri mereka Komunitas Pemural Jadol (Jarak-Dolly) dari RT 5 Kampung Tempe.

Sebut saja mural Spiderman, mural Bonek, mural tempe, dan banyak gambar di kampung ini yang merupakan hasil tangan kreatif RT 5.

"Anak-anak Jadol ini bahkan sudah sering diajak membuat mural di kampung lain. Sebab hasil karya mereka selalu membuat orang kagum, makanya sering dipanggil untuk membuat cantik kampung," ucap pengusaha Kampung Tempe, Jarwo Susanto, Rabu (27/12/2017).

Tidak hanya membuat lukisan di dinding, komunitas mural Jadol juga kerap diajak untuk melukis bersama. Tak jarang mereka juga di order untuk membuat lukisan untuk pajangan dan hiasan rumah.

"Biasanya di A3, atau di platform pigora dengan ukuran tertentu. Yang kemudian dihargai dengan harga mulai Rp 50 ribu per gambar, macam-macam," ucap Jarwo.

Menurutnya, Kampung Tempe memberikan dukungan penuh pada potensi warganya yang memiliki kreativitas. Mereka diberikan wadah untuk menyalurkan hobi dan kemampuan mereka agar bisa berkembang.

Hal senada juga disampaikan oleh Darto, warga RT 5. Di sela sela mengecat rumah warga dengan cat aneka warna, ia mengaku geliat membangun kampung ini membuat aura kampung menjadi berubah ke arah yang lebih baik.

"Dengan aksi seperti ini, kami ikut bergerak memperbaiki kampung, memperbaiki lingkungan untuk anak-anak. Agar kampung kami ini bisa ikut berkembang dan menjadi tempat yang positif untuk anak-anak dan keluarga," ucapnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved