Berita Gresik

Masuki Libur Panjang, Sopir Bus dan Truk di Gresik Jalani Tes Urine, ini Hasilnya

Satlantas Polres Gresik melakukan tes urine kepada sopir bus dan truk di Terminal Bunder, Gresik, Jumat (22/12/2017).

Masuki Libur Panjang, Sopir Bus dan Truk di Gresik Jalani Tes Urine, ini Hasilnya
surya/sugiyono
TES URINE - Petugas gabungan dari Polres Gresik melakukan tes urin para sopir bus dan truk umum di Terminal Bunder Gresik, Kamis (22/12/217). 

SURYA.co.id | GRESIK - Satlantas Polres Gresik melakukan tes urine kepada sopir bus dan truk di Terminal Bunder, Gresik, Jumat (22/12/2017).  Tes urine ini dalam rangka operasi lilin Semeru 2017.

Dari tes urin ditemukan satu sopir susu dan obat-obatan diduga positif mengonsumsi narkotika.

Tes urine tersebut dilakukan tim gabungan karena dikawatirkan para sopir angkutan umum antar kita dalam provinsi (AKDP), sopir angkutan umum antar kota antar propinsi (AKAP) dan kendaraan truk mengkonsumsi narkotika untuk mengejar setoran ketika libur natal dan tahun baru.

Setelah puluhan sopir, ada seorang sopir yang diduga posisi narkotika, sehingga tim gabungan dari Satlantas Polres Gresik, Dinas Perhubungan dan Polisi Militer (PM) Kabupaten Gresik.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto mengatakan bahwa kegiatan operasi lilin Semeru 2017 diadakan tes urin dan alkohol kepada para sopir umum karena menyangkut keselamatan penumpang dan penggunaan jalan selama libur panjang akhir tahun dan hari raya natal.

"Tes urin ini bekerja sama dengan tim kesehatan untuk memastikan bahwa para sopir tidak ada yang memakai obat narkotika untuk bekerja mengejar setoran," kata Wikha saat memimpin operasi lilin Semeru di terminal Bus Bunder, Jumat (22/12/2017).

Mantan Kasatlantas Mojokerto ini juga mengatakan dari hasil tes urin tidak ditemukan sopir bus dan angkutan umum yang positif narkotika. "Dari hasil tes urin dan tes alkohol tidak ditemukan sopir yang positif mengkonsumsi narkoba," imbuhnya.

Sementara, dari hasil tes urin ada sopir truk box yang diduga positif. Tapi, pihak sopir memastikan bahwa telah minuman instan yang digunakan untuk meningkatkan semangat kerja.

Dari hasil tes urin yang positif, petugas gabungan sempat mencari barang bukti narkoba di seluruh bagian mobil box nopol W 9719 NS, namun petugas belum menemukan barang bukti narkotika. Petugas gabungan hanya menemukan beberapa barang bukti yang digunakan konsumsi narkotika. Seperti, sedotan plastik dan korek api.

"Ini korek api ada dua. Kok banyak sekali korek api?," tanya petugas gabungan saat menggeledah dalam bagasi truk. Sepontan Sultan menjawab, "Rokok saya banyak pak. Biasanya korek sering hilang," kelitnya sambil menunggu penggeledahan petugas gabungan.

Ahmad Sulfan (31), warga desa Wage Kecamatan Taman Sidoarjo, yang diduga positif mengkonsumsi narkotika juga mengatakan bahwa telah minum penambah stamina.

"Tadi malam dan tadi pagi telah minum fatighon spirit untuk meningkatkan kesehatan," kata Sulfan saat akan mengantar obat dan susu dari Kenjeran ke gudang supermarket di Gresik.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved