Berita Surabaya

Sempat Terbelit Utang, kini Yuli Ningsih Jadi Pengusaha Home Industry, Simak Rahasia Suksesnya 

Kesuksesan dalam usaha kadang dialami seseorang mulai dari titik balik kondisi sulit. Setidaknya pengalaman Yuli Ningsih, membuktikannya.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Parmin
surya/Fatimatuz Zahro
PAHLAWAN EKONOMI - Yuli Ningsih, warga Lakarsatri Surabaya, meraih juara 1 Pahlawan Ekonomi 2017 kategori Home Industry dalam awarding di kegiatan Mlaku Nang Tunjungan, Selasa (19/12/2017). 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Kesuksesan dalam usaha kadangdi alami seseorang mulai dari titik balik kondisi sulit. Setidaknya pengalaman Yuli Ningsih, membuktikannya.

warga Lakarsatri Surabaya, juga ibu tiga anak ini memulai usaha setelah terbelit utang sampai puluhan juta usai melahiran anak kembarnya tiga tahun lalu.

Lantaran anaknya prematur dan butuh dirawat intensif sampai satu bulan di rumah sakit, ia cukup kesulitan untuk mendapatkan biaya perawatan.

"Saat itu utangnya banyak. Sampai Rp 40 juta lebih. Maka saya berpikir keras bagaimana bisa bantu suami supaya bisa melunasi utang kami," kata Yuli, ditemui di acara Mlaku Mlaku Nang Tunjungan sekaligus Awarding Pahlawan Ekonomi 2017, Selasa (19/12/2017).

Dalam awarding kali ini, Yuli mendapatkan gelar sebagai juara 1 Pahlawan Ekonomi di kategori home industry.

Bisnis kue keringnya yang meliputi empat jenis kue camilan home industri itu berhasil di re-branding dan re-packaging hingga tembus ke pasar nasional.

"Dengan semangat membantu peningkatan ekonomi keluarga, saat ditawari kecamatan untuk ikut pelatihan usaha, saya nekat saja ikut pelatihan rutin di Kapas Krampung Plaza Surabaya," kata Yuli.

Memang saat awal ikut pelatihan ada banyak jenis usaha yang ditawarkan. Namun karena ia sudah suka membuat kue sejak muda akhirnya ia memutuskan untuk menekuni hobinya membuat kue kering.

Dengan membuat UKM Cita Rasa Alami, Yuli memiliki empat jenis kue kering yang kini ia kembangkan penjualanya. Ia membuat egg roll, brownies, keripik usus, dan keripik kacang sengon.

"Sekarang alhamdulillah sudah dibantu oleh lima orang pegawai. Yang membantu saya ambil dari warga sekitar rumah di Lakarsatri," ucap wanita berusia 38 tahun ini.

Dalam sehari, produksi usaha kuenya sudah cukup tinggi. Sehari mereka rutin memproduksi 20-30 resep kue.

Tergantung dengan pesanan, jika sedang ramai kapasitas produksi bisa meningkat pesat.

"Selain jualan lewat online di facebook, produk UKM Cita Rasa Alami ini juga tersebar di 40 outlet sentra UKM dan sentra oleh-oleh," kata Yuli.

Menurutnya packaging memang membuat produknya lebih dilirik oleh customer. Tidak hanya itu, lewat Pahlawan Ekonomi ini ia benar-benar diajarkan untuk meningkatkan kualias dan menjaga kualitas produknya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved