Berita Surabaya

Realisasi Bus Line Surabaya Molor. Ini Penyebabnya

Realisasi angkutan trunk berupa bus line dengan rute Terminal Purabaya - Terminal Joyoboyo dipastikan batal dilakukan di tahun 2017. Ini sebabnya...

Realisasi Bus Line Surabaya Molor. Ini Penyebabnya
ist
Desain jalur khusus bus di Frontage road sisi Barat jl Ahmad Yani, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Realisasi angkutan trunk berupa bus line dengan rute Terminal Purabaya - Terminal Joyoboyo dipastikan batal dilakukan di tahun 2017.

Pasalnya, realiasi angkutan penunjang trem tersebut masih terganjal sejumlah masalah teknis dan aturan.

"Kalau untuk tahun ini kemungkinnan besar belum bisa. Sekarang masih tahap pengadaan unitnya, dan selain itu masih ada kendala masalah struktur organisasi," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, Selasa (19/12/2017).

Kemungkinan besar, lanjut Irvan, nanti Pemkot harus membuat semacam UPT terlebih dulu sebagai pengelola.

Terkait penataan organisasi pengelolanya itu dikatakan Irvan masih dikaji oleh wali kota dan juga DPRD.

Jika semua perangkat organisasi pengelola, tarif dan teknisnya sudah siap maka bus line yang akan berjalan memangkas jalur frontage sisi barat Jalan Ahmad Yani ini baru bisa beroperasi.

"Selain itu, untuk rutenya juga masih kita matangkan. Hanya akan sampai Terminal Joyoboyo atau sampai ke Jembatan Merah," ucap Irvan.

Meski di rute ini sudah ada angkutan yang melayani penumpang yaitu bus Damri, menurut Irvan tidak masalah. Sebab akan ada sistem headway dalam by the service ini. Di mana akan ada kewajiban bus line ini harus berjalan setiap 10 menit atau 15 menit sekali. Sehingga tidak akan ada sistem ngetem.

"Drivernya juga kita nanti yang melakukan perekrutan. Sistemnya by the service, tidak akan pakai sistem ngetem dan berdasarkan banyak penumpang," lanjut Irvan.

Selain penyiapan untuk organisasi dan rute, yang juga dimatangkan Dinas Pehubungan adalah tentang penataan di setiap persimpangan yang dilewati oleh bus line.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved