Berita Blitar

Pria Tulungagung Kepergok Curi Amplifier Masjid di Blitar. Begini Nasibnya. . .

Pria dari Tulungagung kepergok mencuri amplifier dari dalam masjid di Blitar. Nasibnya pun begini deh...

Pria Tulungagung Kepergok Curi Amplifier Masjid di Blitar. Begini Nasibnya. . .
surabaya.tribunnews.com/samsul hadi
Danang (kanan), pencuri amplifier di masjid menjalani pemeriksaan di Polsek Ponggok, Senin (18/12). 

SURYA.co.id | BLITAR - Danang Krisdianto (42) baru selesai melepas kabel mixer/amplifier di dalam Masjid Baitul Muhtadin, Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Senin (18/12).

Pria asal Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung ini sudah ancang-ancang membawa kabur ampli itu dari masjid.

Namun belum sempat melangkah jauh, Danang dikejutkan suara teriakan maling dari luar masjid.

Bersamaan dengan munculnya suara, Danang melihat sejumlah warga masuk ke dalam masjid lalu menyergapnya. Danang tak berkutik. Dia hanya pasrah saat warga menghajarnya sebelum menggelandangnya ke Polsek Ponggok.

“Pelaku sudah diamankan di Polsek Ponggok, polisi masih memeriksanya,” kata Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Iptu Sony S.

Aksi pencurian Danang diketahui kali pertama oleh Denis Kurnia Arif, warga setempat.

Denis curiga melihat orang tak dikenal naik sepeda motor masuk ke halaman masjid.

Denis mengawasi gerak-gerik orang itu yang setelah memarkir sepeda motor, langsung menuju ke kamar mandi.

Keluar dari kamar mandi, pelaku terlihat tengak-tengok seperti memastikan situasi di lokasi.

Tak lama kemudian, pelaku masuk ke dalam masjid. Di dalam masjid, dia melepasi kabel yang tersambung di amplifier.

Melihat aksi pelaku, Denis segera memanggil warga lain yang rumah dekat dengan masjid. Denis dan warga lain sudah menyanggong di luar masjid. Begitu pelaku selesai melepas kabel dan hendak membawa amplifier, warga baru menyergapnya.

Sejumlah warga yang kesal sempat melampiaskan kemarahannya dengan menghajar pelaku.

Selanjutnya, warga menyerahkan pelaku ke petugas Polsek Ponggok. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi pencurian. Di antaranya, satu unit Honda Beat Nopol AG 2328 PE, tas berisi obeng, dan amplifier yang hendak dicuri pelaku.

”Kami masih mengembangkan kasusnya,” ujar Sony. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved