Berita Surabaya

Tak Cuma Restoran, Warung dan Depot di Surabaya juga Dikenakan Pajak Online

Meski pengusaha masih menggunakan sistem keuangan manual atau tanpa menggunakan cash register.

Tak Cuma Restoran, Warung dan Depot di Surabaya juga Dikenakan Pajak Online
surya/sudarma adi
Nasi bancakan Warung Rindu. 

SURYA.co.id I SURABAYA - Penerapan pajak online di empat sektor wajib pajak yaitu restoran, hotel, parkir dan tempat hiburan bukan hanya menyasar pengusaha besar.

Pajak online akan dikenakan kepada seluruh pengusaha di empat sektor tersebut.

Salah satunya di bidang restoran, tak hanya restoran dengan brand kenamaan, melainkan depot dan warung bakal kena sistem pembayaran pajak online.

Badan Pengelola Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya sudah menyiapkan alat untuk bisa memantau transaksi mereka secara online.

Meski pengusaha masih menggunakan sistem keuangan manual atau tanpa menggunakan cash register.

"Mereka tidak akan luput dari sistem pajak online. Sesuai dengan Perda No 1 Tahun 2017 tentang penerapan pajak online, kita akan juga memantau mereka, mereka yang nggak pakai cash register kita beri alat tersendiri," kata Kepala BPKPD Surabaya Yusron Sumartono, Sabtu (16/12/2017).

Alat ini akan massal diadakan dengan APBD 2018 yang memang sudah dialokasikan.

Tidak tanggung tanggung, anggaran yang diplot untuk membeli mesin pemantau pajak online bagi pengusaha yang belum memakai cash register mencapai Rp 8 miliar.

Dikatakan Yusron, satu alat tersebut harganya memang agak mahal.

Sekitar Rp 5 juta per alatnya. Sehingga jika dihitung anggaran tersebut akan cukup untuk membeli 1.600 alat pemantau pajak di depot maupun warung yang sistem keuangannya masih manual.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved