Jumat, 1 Mei 2026

Berita Sidoarjo

Terdapat 112.000 Pengangguran di Sidoarjo, Wabup  Berharap Langkah ini Mampu Mengatasi

Hal ini untuk menyikapi angka pengangguran pada 2017 ini mencapai 4,9 persen atau kisaran 112.000 orang dari total sekitar 2,3 juta penduduk Sidoarjo.

Tayang:
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Parmin
surya/irwan syairwan
Wabup Nur Ahmad Syaifuddin dalam sebuah acara. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Wakil Bupati Sidosrjo, Nur Ahmad Syaifuddin, berharap UMKM menjadi garda terdepan mengatasi jumlah pengangguran di Kota Delta, Jumat (15/12/2017).

Hal ini untuk menyikapi angka pengangguran yang pada 2017 ini mencapai 4,9 persen atau kisaran 112.000 orang dari total sekitar 2,3 juta penduduk Sidoarjo.

Nur Ahmad mengatakan sebagai representasi ekonomi rakyat UMKM bisa menyerap banyak tenaga kerja. Apalagi Sidoarjo memiliki lebih dari 206.000 UMKM berbagai jenis yang sangat potensial.

"Bahkan untuk tingkat nasional, UmKM bisa menyerqp 90 persen tenaga kerja dan memberikan kontribusi 58 persen produk bruto nasional. Sidoarjo sebagai Kota UMKM di Jatim bisa menjadi solusi tak hanya untuk masalah pengangguran tapi juga peningkatan ekonomi," kata Nur Ahmad.

Dia menuturkan pihaknya memberikan kebijakan pinjaman lunak bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Pihaknya juga bakal memfasilitasi pelaku UMKM untuk berpameran guna mempromosikan produk-produknya melalui pembinaan dari Dinas Koperasi dan UMKM.

Bahkan, jika pelaku UMKM mau merambah pasar online, besar kemungkinan bisa menambah penjualan.

"Dari hasil survey UMKM yang ikut online yang saya dapatkan, angka penjualan bisa naik sampai 26 persen kalau mau garap pasar online. Kalau UMKM maju, otomatis penyerapan tenaga kerja juga banyak," sambungnya.

Selain pemantapan UMKM, pihaknya juga bakal rutin menggelar Bursa Kerja Terbuka (BKT) untuk penyaluran pengangguran terbuka. Sebagai salah satu kota industri, Sidoarjo memiliki tak kurang dari 16.000 perusahaan.

"Pendataan juga perlu untuk mengetahui angka real pengangguran tersebut. Mulai dari tingkat desa harus memiliki data warganya yang belum bekerja agar memudahkan pemantauan sekaligus mencari solusi," jelasnya.

Tingginya angka pengangguran di Sidoarjo ini disebabkan banyaknya lulusan sekolah yang tak melanjutkan pendidikan. Nur Ahmad menerangkan pihaknya bakal memberikan pembekalan keahlian melalui pelatihan maupun kursus. "Agar mereka memiliki keterampilan," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved