Berita Surabaya
Paket Berisi Bom Rakitan yang Meledak di Surabaya Dikirim Via Ojek Online
Saat mengirim paket, orang itu tidak terburu-buru atau santai saja. Waktu meninggalkan lokasi masih sempat memainkan ponselnya
Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Paket bom rakitan ponsel yang dikirim tersangka Edy Wijanarko dan meledak di warung Jalan Laksda M Nasir ternyata dikirim melalui aplikasi ojek online.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ronny Suseno, menjelaskan dari hasil penelusuran video rekaman CCTV terlihat orang mengantar paket yang tidak diketahui isinya.
"Saat mengirim paket, orang itu tidak terburu-buru atau santai saja. Waktu meninggalkan lokasi masih sempat memainkan ponselnya," ujarnya, Jumat (15/12/2017).
Dari data yang ada, penyidik akhirnya mengecek dua jasa ojek online yang diketahui memiliki layanan untuk mengantarkan pesanan atau paket itu.
Berdasarkan informasi waktu pengiriman dan alamat tujuan pengiriman ke PT Bahana Line atas nama penerima Anton Warjono, akhirnya diketahui yakni Edy Wijanarko.
"Anggota akhirnya mencari keberadaan Edy. Apalagi pada Rabu (13/12) pukul 22.00 WIB Edy sudah tidak di rumah," ungkap kapolres.
Ketika meninggalkan rumah pada malam hari, Edy terlihat tergesa-gesa. Seketika itu anggota bergerak mencari keberadaan Edy.
"Ternyata Edy sudah berada di Terminal Arjosari, Malang. Tersangka berhasil ditangkap di Blimbing, Malang dan Jumat (15/12/2017) pukul 03.00 WIB dibawa ke mapolres," tandas AKBP Ronny Suseno.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-paket-bom-meledak-di-surabaya-2_20171214_201851.jpg)