Berita Surabaya
Polisi Interogasi 2 Jambret Surabaya yang Tewaskan Korbannya. Ini Pengakuan Mereka
Polisi menginterogasi 2 jambret dari Surabaya yang beberapa waktu lalul menyebabkan korbannya terbunuh. Ini pengakuan mereka ke polisi.
Penulis: Fatkhul Alami | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Agus Hariyanto dan Dunung Juwono lebih banyak menunduk saat dikeler ke Mapolrestabes Surabaya.
Sebelumnya, mereka berdua ditangkap karena menjambret seorang perempuan dan menyebabkan korban tersebutmeninggal dunia.
Agus Hariyanto mengaku terpaksa menjadi jambret lantaran tak punya pekerjaan.
Dia menyebut, selama ini sudah beraksi di lima lokasi di Surabaya.
"Saya biasa yang menarik barang milik korban. Sedang Dunung menjadi joki motor di depan," kata Agus di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (14/12/2017).
Pemuda asal Nganjuk ini menuturkan, sebelum beraksi, dia terlebih lebih dulu minum minuman keras (miras). Ini dilakukan untuk membuat lebih berani ketika beraksi di jalanan.
"Biasanya minum bareng, setelah itu mencari sasaran," akunya.
Sedangkan Dunung mengaku, dirinya memang tidak memiliki pekerjaan. Sehingga terpaksa menjadi penjahat jalanan.
"Setelah melakukan penjambretan, biasnya hasil dibagi rata. Kadang saya pakai beli miras dan minum-minum bersama teman," ucap Dunung.
Seperti diberitakan sebelumnya, kedua pelaku melakukan penjambretan terhadap Suminahi pada 16 November 2017 malam lalu.
Pelaku merampas paksa tas berisi dompet dan HP yang sedang mengendarai motor di Jl Indrapura Surabaya. Korban yang jatuh dari motornya, tewas di lokasi kejadian.
(Sebelum Menjambret Tas Wanita hingga Korbannya Tewas, 2 Bandit ternyata Lakukan Hal seperti ini)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bandit-ditangkap-polrestabes_20171214_165249.jpg)