Breaking News:

Berita Sidoarjo

Kursi Roda Elektrik Berbasis Android untuk Kaum Disabilitas, Harganya Murah, begini Cara Kerjanya

Peralatan bagi penyandang disabilitas buatan dalam negeri masih jarang ditemui. Biasanya impor dan harganya pun mahal.

Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Parmin
surya/irwan syairwan
Begini bentuk kursi roda elektrik persembahan SMA Muhammadiyah II Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Peralatan bagi penyandang disabilitas buatan dalam negeri masih jarang ditemui. Biasanya impor dan harganya pun mahal.

Coba memberi solusi, empat siswa SMA Muhammadiyah II Sidoarjo (Faza Ghulam Achmad, Rangga Rajasa, M Fadly Fernanda, dan M Thoriq Tirafi) membuat kursi roda elektrik yang murah meriah berbasis android.

Meski masih butuh penyempurnaan, upaya para siswa ini mendapat pengakuan juara 2 pada ajang 17th Asia Pasific ICT Alliance (APICTA) di Dhaka, Bangladesh, beberapa waktu lalu.

Sebuah kursi tiba-tiba berjalan sendiri. Kursi itu bergerak maju, mundur, berputar ke kiri maupun ke kanan.

Kursi berwarna merah dan memiliki tatakan di bagian samping. Bagian bawahnya terdapat empat roda dan mesin motor. Kursi ini ternyata merupakan kursi roda elektrik yang dikendalikan menggunakan aplikasi android.

"Kursi roda elektrik ini kami namakan Ansont, kepanjangan dari Android System and Orientation Sensor Transportation," kata Faza, Rabu (13/12/2017).

Kursi roda elektrik ini dibuat sebagai solusi murah kursi roda serupa yang biasa ada di pasaran.

Kursi roda elektrik biasa harganya belasan hingga puluhan juta.

Namun karya empat siswa ini harganya pembuatannya hanya Rp 5 juta saja.

"Bahan-bahannya kami beli murah di loakan Surabaya," sambungnya.

Thoriq Tirafi menimpali para penyandang disabilitas harusnya bisa mendapatkan alat bantu yang murah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved