Berita Banyuwangi

Pemkab Karangasem Bali Belajar Pelayanan Publik dari Pemkab Banyuwangi

Terobosan Pemkab Banyuwangi dalam hal pelayanan publik membuat Pemkab Karangasem tertarik untuk mempelajarinya. Ini buktinya...

Pemkab Karangasem Bali Belajar Pelayanan Publik dari Pemkab Banyuwangi
surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Wabup Karangasem, I wayan Artha Dipa (kiri), saat diterima Bupati Anas (kanan) di Lounge Pelayanan Publik 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Mal Pelayanan Publik yang memudahkan masyarakat  Banyuwangi mengurus berbagai dokumen dan perizinan, menarik perhatian Pemkab Karangasem.

Selasa (12/12/2017), mereka datang ke Banyuwangi untuk mempelajari sistem di mal pelayanan publik tersebut. 

Rombongan yang dipimpin Wakil Bupati Karangasem, I wayan Artha Dipa tersebut, diterima langsung Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko di Lounge Pelayanan Publik.

“Kami ingin belajar tentang perijinan di Banyuwangi. Kami tertarik melihat secara langsung Mal Pelayanan Publik karena penasaran setelah membaca statemen MenPAN-RB yang mengatakan bahwa Banyuwangi memiliki sistem yang sangat bagus terkait perijinan. Jadi kami pikir Banyuwangi sangat layak jadi jujugan belajar,” kata Wayan yang datang bersama 30 orang jajarannya.

“Semoga apa yang kami dapatkan dari sini, bisa kami serap dan terapkan di tempat kami,” lanjutnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyampaikan, Mal Pelayanan Publik merupakan ikhtiar pemkab mewujudkan pelayanan yang lebih baik.

Dengan keberadaan mal pelayanan publik, warga tidak perlu ke berbagai instansi untuk mengurus satu keperluan, semuanya cukup dilakukan di satu tempat.

“Ini cara kami merubah paradigma masyarakat. Kalau dulu mengurus dokumen di pemerintahan dianggap ribet dan membosankan, dengan cara seperti ini kami berharap pengurusan jadi lebih mudah dan menyenangkan. Intinya bagaimana masyarakat terlayani dengan maksimal,” tegasnya.

Anas melanjutkan, Mall Pelayanan Publik Banyuwangi kini melayani 149 jenis layanan. Mulai dari administrasi kependudukan, berbagai jenis perizinan, retribusi daerah, surat kendaraan, surat kepolisian, PDAM, BPJS, hingga surat-surat yang diterbitkan Kementerian Agama seperti yang terkait pernikahan. Bahkan pengurusan paspor juga bisa dilakukan di sini.

Selain itu, mal pelayanan publik juga dilengkapi beragam fasilitas lainnya. Seperti arena bermain anak dan pojok baca. Juga pos pembinaan kesehatan terpadu yang menyediakan layanan tes dan konsultasi kesehatan gratis.

“Saya targetkan ini terus bertambah. Insya Allah akhir tahun bisa 200 layanan. Ada banyak tambahan nanti, sekarang sedang integrasi sistem, seperti pertanahan dan keimigrasian,” ujarnya. 

Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved