Berita Surabaya

Pedagang Mengaku Kecewa terkait Alih Fungsi Hi Tech Mall  Jadi Gedung Kesenian, ini Alasannya

Pedagang Hi-Tech Mall Surabaya mengkau kecewa rencana Pemkot Surabaya mengalihkan fungsi pusat perbelanjaan barang IT menjadi gedung kesenian.

Pedagang Mengaku Kecewa  terkait Alih Fungsi Hi Tech Mall  Jadi Gedung Kesenian, ini Alasannya
surya/Fatimatuz Zahro
Gedung Kondisi Hi Tech Mall yang semakin sepi bakal dialihfungsikan menjadi Gedung Kesenian Surabaya, Selasa (12/12/2017). 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Pedagang Hi-Tech Mall Surabaya mengkau kecewa rencana Pemerintah Kota Surabaya yang akan mengalihkan fungsi pusat perbelanjaan barang IT menjadi gedung kesenian.

Mereka mengaku kecewa lantaran tempat berjualan di Hi Tech Mall sudah menjadi ikon mall barang elektronik di Surabaya dan juga di Indonesia Timur.

"Tentu saja kami kecewa, saya sudah berjualan bertahun-tahun di sini, kalau harus pindah ya sebenarnya kami keberatan, di sini kan pasarnya kita sudah tahu, sudah segmented," kata Achmad Kurniawan, supervisor X-Box Computer di lantai 1 Hi Tech Mall, Selasa (12/12/2017).

Ia mengatakan jika harus ditutup dan berpindah tempat, tentu belum tentu pasarnya akan seramai di Hi Tech Mall. Sehingga ia berharap gedung ini tidak beralih fungsi sepenuhnya untuk gedung kesenian.

Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa selama ini pedagang sudah sempat dikumpulkan melalui gathering. Di forum tersebut pedagang diberi informasi bahwa tahun 2019 kontrak PT Sasana Boga akan berakhir dan aset akan dikelola Pemkot.

"Kami sudah sempat dikumpulkan. Nah di sana kami juga sudah diberikan pergantian sistem sewa. Yang mulanya per tahun diubah menjadi tiga tahunan. Per Oktober kami sudah kontrak sewa tiga bulanan," kata Achmad.

Selain itu biaya sewanya juga sedikit dinaikkan oleh pengelola PT Sasana Boga. Jika mulanya mereka menyewa satu tahun dengan harga Rp 100 juta, saat ini tiga bulan mereka harus mebayar Rp 35 juta untuk ukuran sembilan meter kali empat meter.

Menurutnya perubahan sistem ini membuat mereka kecewa. Sebab dengan adanya isu pengalihan fungsi Hi Tech Mall, pengunjung di hi tech mall terjadi penurunan yang cukup terasa.

"Kami ada di sini dulu sejak tahun 2009 memiliki enam stan, saat ini tinggal satu stan saja. Saat ini omzet kami sebulan mencapai Rp 1 miliar, kalau ramai dulu sampai Rp 3 miliar per bulan," katanya.

Menurutnya perpanjangan kontrak sewa hanya bisa dilakukan di Juni 2018 mendatang. Dikataka Achmad, pihak PT Sasana Boga sempat menyarankan agar pedagang berpindah jualan ke ITC.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved