Citizen Reporter

Inilah Terima Kasih Risma untuk Guru-guru se Surabaya

guru zaman now harus bersaing dengan teknologi demi mendapat perhatian anak didik.. berat namun bukan hal yang mustahil dilakukan ..

Inilah Terima Kasih Risma untuk Guru-guru se Surabaya
istimewa
ilustrasi 

Reportase Nur Sofiah
Pengajar di SD Kyai Ibrahim Surabaya

 

PUNCAK peringatan hari guru nasional (HGN) sekaligus ulang tahun ke-72 PGRI, Minggu (2/12/2017), dimeriahkan oleh puluhan ribu guru TK hingga SMP se-Surabaya, 2.000 siswa, dan dihadiri Tri Rismaharini, wali kota Surabaya dan Muhamad Ihsan, Kepala Dinas Pendidikan.

Stadion Gelora 10 November Surabaya pun sejak pukul enam hingga sembilan pagi  berubah menjadi merah karena didominasi kostum yang dikenakan oleh guru-guru.

Di zaman sekarang, sosok guru sebagai pengajar seolah terkalahkan oleh teknologi. Di mana berbagai informasi bisa didapat dengan satu klik, seperti di Google, Yahoo, dan lainnya. Kembali ke fitrahnya, guru bukan hanya pengajar tapi pendidik.

Dinas Pendidikan Surabaya dengan semboyannya tatag teteg tutug, yang bermakna tegar, kokoh, dan tuntas, mengapresiasi guru-guru dalam berkarya dan mencetak siswa-siswa berprestasi. Bukan hanya di tingkat nasional tetapi internasional.

Ucapan terima kasih disampaikan Risma kepada para guru atas prestasi yang telah mereka capai hingga Surabaya ditabalkan sebagai Learning City 2017 di ajang internasional.

Di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, seluruh peserta berdiri dan menyanyikannya dengan khidmat. Selanjutnya, pemberian penghargaan kepada guru-guru dengan masa bakti 20 tahun dan 30 tahun, disampaikan langsung oleh Risma.

“Semakin banyak siswa berprestasi di Kota Surabaya, semakin menurunnya kriminalitas. Mari, kita teruskan perjuangan ini. Supaya anak-anak Surabaya bisa bersaing dengan negara-negara maju,” ujar Risma dalam sambutannya.

Risma juga menjanjikan akan meningkatkan gaji guru-guru se-Surabaya. Sertifikat yang ditandatanganinya sendiri, siap diberikan kepada guru-guru se-Surabaya. Sambutannya mendapat aplaus dari peserta. Setelahnya, senam tongkat massal dibawakan oleh guru-guru TK (IGTKI) Surabaya. Kekompakan dan keserasian gerakan nampak apik dipandang.

Tidak kalah meriahnya, siswa-siswa yang ada di lapangan maupun tribun berlari menghampiri gurunya untuk menyampaikan terima kasih dengan menyerahkan setangkai bunga. Menandakan kecintaan mereka kepada gurunya. Tak pelak, pelukan sayang dan derai air mata bahagia membanjir di penutup acara.

“Saya bahagia, mewakili teman-teman menyaksikan acara ini dan terima kasih kepada guru-guru yang telah mendidik kami. Semoga selalu sehat dan tak bosan membimbing kami,” doa Nira, siswa SD Kyai Ibrahim di pengujung acara.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved