Menteri Pariwisata Ajak Pekerja Media Promosikan Wisata Nusantara

Menteri Pariwisata memberikan penghargaan kepada sejumlah jurnalis untuk karya tulis yang mereka buat. Salah satunya, dari Harian Surya

Menteri Pariwisata Ajak Pekerja Media Promosikan Wisata Nusantara
ist
Menteri Pariwisata, Arief Yahya, saat memberikan penghargaan kepada jurnalis Harian Surya, Galih Lintartika, yang menjadi salah satu penerima penghargaan Anugerah Pewarta Wisata Indonesia (APWI) 2017 

SURYA.co.id | JAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan penghargaan Anugerah Pewarta Wisata Indonesia (APWI) 2017 kepada 25 jurnalis dari media cetak, televisi, online, majalah dan blogger di Indonesia, Senin (11/12/2017) sore.

Penghargaan itu diberikan langsung Menpar di Balairung Soesilo Soedarman; Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata.

Ada lima kategori yang dilombakan dalam lomba yang mengangkat tema "Pesona 10 Destinasi Pariwisata Prioritas sebagai Bali Baru" ini.

Yaitu kategori media cetak, televisi, online, majalah dan blogger. Masing - masing kategori ada lima karya terbaik yang sudah diseleksi ketat oleh tim dewan juri. Bahkan, ada sekitar enam orang yang tergabung dalam tim dewan juri ini.

Mayoritas dewan juri ini ahli dalam bidang pariwisata. Tim dewan juri ini diketuai oleh Elly Nurlaila Hutabarat, selaku Presiden Direktur PT Pantravel dan juga menjabat sebagai Presiden Of Asean Tourism Association (ASENTA).

Di masing - masing kategori, lima karya terbaik itu sudah bisa dipastikan juara yakni juara 1,2, 3 dan juara Harapan 1 dan 2. Untuk kategori media cetak, juara 1 diraih oleh Efri Ritonga dari Koran Tempo, Teguh Raharjo dari Harian Umum Koran Jakarta di tempat kedua, Imam Mudzakir dari Saturday Investor Daily di tempat ketiga.

Untuk kategori majalah, juara pertama diraih oleh Fatris MF dari Majalah Destination, Erwin Gumilar dari Majalah Venue di tempat keduaN dan Fransisca Christy Rosana di tempat ketiga. Untuk kategori online, juara pertama diraih oleh Galih Lintartika, jurnalis Harian Surya, Hari Istiawan dari Terakota.id, dan Lintang Rowe dari destinasi Indonesia.

Kategori blogger, juara pertama diraih Teguh Sudarisman dari TGIF , Cucum Suminar dari Kompasiana di tempat kedua, dan Ziadah dari Ziadahjournal di tempat ketiga. Masing - masing mendapatkan hadiah yang sudah ditentukan. Lomba yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2003 ini, memperbutkan total hadiah Rp 200 juta.

Dalam sambutannya, Menpar Arief Yahya mengatakan, untuk mengembangkan Pariwisata Indonesia itu tidak bisa lepas dari peran media. Kata dia, media memiliki peran penting.

APWI ini diselenggarakan untuk memacu para pewarta pariwisata membuat karya tulisan atau tayangan program televisi yang menginformasi tentang event, atraksi, amenitas maupun aksesbikitas yang mendukung daya saing destinasi pariwisata untuk menarik minat wisatawan.

"Media sebagai komponen Penthalix (akademisi, industri, komunitas, pemerintah, dan media) mempunyai peran strategis dalam memajukan kepariwisataan nasional. Kemajuan pariwisata sangat ditentukan oleh peran serrta dan dukungan dari semua elemen, khususnya media," katanya.

Dia menjelaskan, APWI tahun ini berarti merupakan APWI ke - 14. Tahun depan, ia berjanji akan menyelenggarakan acara yang sama, namun dengan hadiah yang lebih besar yakni Rp 500 juta. Kata dia, tahun depan, APWI akan lebih meriah dan lebih bergengsi. Sebab, target pemerintah di tahun 2019, ada lebih dari 15 juta wisatawan asing berkunjung di Indonesia.

"Saya lihat karya teman - teman media tahun ini sangat luar biasa. Karyanya sangat enak dibaca dan mengedukasi. Selamat bagi pemenang, bagi yang belum menang coba lagi di tahun depan. Tahun depan kalau perlu disiapkan karya terbaik dari yang terbaik, jadi best of the best . Nanti kami siapkan hadiah Rp 100 juta. Mudah - mudahan persaingan di tahun depan semakin lebih ketat, karena apa karena kami butuh bantuan media untuk mempromosikan wisata di Indonesia ini," jelasnya.

Menurut dia, tahun depan, tema yang akan diangkat jelas berbeda dari tahun ini. Tema tahun ini 10 destinasi wisata yang akan dikembangkan. Kata dia, ini sesuai dengan instruksi presiden untuk membuat destinasi wisata lain selain Bali.

"Harapannya 10 destinasi wisata ini juga bisa meledak seperti Bali. Yang ditawarkan yakni Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Mandalika Lombok NTB dan lainnya. Kami berharap semakin banyak destinasi wisata yang ditawarkan, maka semakin banyak wisatawan asing yang datang ke Indonesia," pungkas dia. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved