Lifestyle

Redam Arus Produk Fashion Luar Negeri, Desainer Tanah Air Tawarkan Karya Bersama

Busana-busana yang dipajang ada dalam dua gaya, yaitu busana muslim maupun konvensional.

Redam Arus Produk Fashion Luar Negeri, Desainer Tanah Air Tawarkan Karya Bersama
surya/achmad pramudito
Tren busana 2018 diyakini para desainer tak jauh berbeda dengan gaya busana yang hadir di tahun 2017. 

SURYA.co.id I SURABAYA - Ada fenomena baru dalam dunia fashion Tanah Air, khususnya di Surabaya.

Pesatnya perkembangan dunia mode belakangan ternyata tak membuat para desainer berusaha menonjolkan egoismenya.

Yang terjadi justru mereka bergandengan untuk mempromosikan bersama karya mereka.

Kebersamaan yang mereka wujudkan lewat D2-i (baca: dituai) Concept Store ini untuk pertama kalinya hadir di Surabaya setelah sebelumnya mereka lakukan di Jakarta.

Sekitar 12 desainer Indonesia memajang karya mereka di gerai D2-i di area Ciputra World Mall Surabaya. Nama yang sudah tak asing bagi penikmat mode ini adalah Alben, Ali Charisma, Aldre, Allets, Eienno, Interim Clothing, Marimare, Mega Ma, Sad Indah, Saffana, Yuliana Huang, Yunita Kosasih, serta The Theme yang khusus menawarkan aksesoris sebagai pelengkap busana.

Kebersamaan ini diharapkan pula bisa meredam pesatnya arus produk fashion dari luar negeri.

“Di tempat ini penikmat mode bisa bertemu desainer langsung. Kalau belanja baju akan dibantu langsung oleh desainer sehingga bisa sesuai keinginannya,” ungkap Ali Charisma.

Desainer kondang ibukota ini bahkan menambahkan,”Kalau mau, juga bisa janjian dengan desainer tertentu untuk sharing soal busana yang diinginkan sambil melihat koleksi yang ada.”

Busana-busana yang dipajang ada dalam dua gaya, yaitu busana muslim maupun konvensional.

“Busana muslim tidak terlalu kaku pada pakem seperti gamis, tapi fleksibel bisa dipakai untuk konvensional,” tegasnya.   

Halaman
12
Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved