Selasa, 7 April 2026

Berita Lamongan

Harian Surya Bareng PGRI Lamongan Gelar Workshop Literasi dan Bedah Buku

Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama PGRI Jawa Timur dengan Harian Surya yang dilaksanakan di beberapa kabupaten kota di Jawa Timur.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
surya/hanif manshuri
Gelar acara PGRI Lamongan bersama Harian Surya di Gedung PGRI Lamongan, Kamis (7/12/2017) 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lamongan bersama Harian Surya menyelenggarakan workshop literasi dan bedah buku di Gedung PGRI jalan KH Ahmad Dahlan, Kamis (7/12/2017).

Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama PGRI Jawa Timur dengan Harian Surya yang dilaksanakan di beberapa kabupaten kota di Jawa Timur.

Musahadah, wartawan Harian Surya menjadi salah satu pemateri di hadapan peserta sekitar 27 guru di bawah naungan PGRI Kabupaten Lamongan.

Serangkaian acara diawali dengan apresiasi sastra dan pembacaan puisi monolog oleh Piyak Pinggir, Slamet Niko dan Hery Lamongan, sastrawan terkemuka.

Pada monolog ada pesan untuk sama memanfaatkan waktu yang masih ada.

Juga nasehat jika manusia usianya bertambah seharusnya untuk berbuat baik.

Saat sakaratul maut ingat masa lalu dan menyesali semua kesalahan yang tengah diperbuat.

"Itu isi pesan yang kita sampaikan dalam monolog,"kata Piyak Pinggir.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Lamongan, Rahardjo mengapresiasi kegiatan yang berawal dari komunitas para penulis ini.

"Yang kemudian ada gagasan untuk mengadakan workshop ini," kata Rahardjo.

Acara ini, kata Rahardjo masuk dalam agenda HUT PGRI ke 72.

Literasi, menurut Rahardjo sangat penting, sebab sebanyak 0,001 persen atau dari 1.000 orang hanya satu punya kemampuan membaca bagus.

Rahardjo menyinggung keberadaaan perpustakaan yang pemanfaatannya sangat kurang.

Pendirian perpustakaan peringkat Indonesia masuk peringkat ke 36 dunia.

"Pinter membangun perpustakaan, tapi pemanfaatannya kurang," katanya.

Ruang perpustakaan di sekolah saat ini rata-rata beralih fungsi, yakni menjadi ruang guru.

Pihaknya berharap dengan kegiatan ini guru-guru mampu mendongkrak siswanya untuk gemar membaca.

"Melihat anak bisa menulis, harus ditumbuhkan untuk gemar membaca,"pintanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved