Sambang Kampung

Kreativitas Warga Banyu Urip Kidul- Lampu Hias Berbahan Pipa Bekas, Pasarnya Tembus Inggris

Warga Banyu Urip Kidul II B, RT 7 RW 5 Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, tidak setengah-setengah dalam menciptakan identitas.

Kreativitas Warga Banyu Urip Kidul- Lampu Hias Berbahan Pipa Bekas, Pasarnya Tembus Inggris
surya/ahmad zaimul haq
BERNILAI TINGGI - Pipa paralon yang disulap menjadi kerajinan hiasan lampu untuk kamar maupun ruang tidur. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Warga Jalan Banyu Urip Kidul II B, RT 7 RW 5 Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, tidak setengah-setengah dalam menciptakan identitas sebagai Kampung Paralon. 

Kampung ini juga memiliki produk UKM unggulan terbuat dari paralon atau pipa bekas.

Saat disambangi di kampung padat di Surabaya Barat tersebut, Gatot Subiantoro sedang sibuk menyiapkan pipa bekas yang akan dijadikan lampu hias.

Di workshop tersebut, juga tampak lampu hias dari paralon lain yang sudah jadi. Ada yang bermotif wajah tokoh Valentino Rossi, lalu juga ada motif tulisan arab, dan juga motif harimau dan banyak lagi.

Semuanya tampak cantik berkat kreativitas tangan Gatot dan pemuda karang taruna kampung tersebut.

"Membuatnya tidak susah kok, saya juga belajar otodidak," katanya saat disambangi Surya.co.id, Senin (4/12/2017).

Ia mengaku belajar membuat lampu hias dari internet bagaimana membuat lampu hias dari pipa paralon bekas.

Lampu hias buatan Kampung Paralon ini kini sedang banyak diminati. Lampu ini sudah bertengger di ruang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai kado ulang tahun ke-53 dari warga.

Tidak hanya itu, beberapa waktu lalu produk UKM ini juga sudah dipesan oleh seorang pembeli untuk dikirim ke Inggris.

Pasalnya, dengan hiasan penutup dari paralon yang memiliki aneka motif ini, membuat cahaya lampu bisa menyorot dengan berbeda dan unik.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved