Berita Surabaya

Keuangan PD Pasar Surya Bermasalah, Pendapatan Rp 13,4 M Dianggap Ganjil, Ternyata. . .

Dalam pengajuan itu disebutkan kredit itu untuk pembangunan Pasar Keputran dan Pasar Kapasan.

Keuangan PD Pasar Surya Bermasalah, Pendapatan Rp 13,4 M Dianggap Ganjil, Ternyata. . .
surya/fatimatuz zahroh
Hearing masalah kredit bermasalah PD Pasar Surya tentang pinjaman Rp 13,4 miliar, di Komisi B DPRD Kota Surabaya, Senin (4/12/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Belum kelar masalah blokir rekening lantaran urusan pajak, kini Perusahaan Daerah Pasar Surya juga tersandung masalah keuangan.

Pasalnya ada pendapatan yang dinilai ganjil dan adanya kredit bermasalah di BRI yang diduga menyalahi aturan.

Persoalan itu dibahas dalam rapat dengar perdapat bersama PD Pasar Surya, Bagian Hukum, Bagian Perekonomian Pemkot, BRI dan juga Badan Pengawas PD Pasar Surya di Komisi B DPRD Kota Surabaya, Senin (4/12/2017).

Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Surya Nurul Azza mengatakan temuan kredit yang bermasalah tersebut tepatnya ketahuan setelah ada audit keuangan PD Pasar Surya tahun anggaran 2016 yang dilakukan akhir tahun 2017 ini.

"Di audit itu ditemukan ada mutasi rekening koran ke rekening PD Pasar Surya. Mutasi rekening itu terjadi di dua periode yaitu bulan November dan bulan Desember tahun 2016," kata Azza.

Yaitu di bulan November sebesar Rp 3,9 miliar dan di bulan Desember sebesar Rp 9,5 miliar.

Mutasi rekening itu diduga dihitung sebagai pendapatan.

Mutasi rekening tersebut membuat PD Pasar Surya dilaporkan laba sebesar Rp 6 miliar, padahal kondisinya jika dihitung bukan laba adalah minus Rp 9 miliar.

Karena tidak berani memasukkan mutasi rekening tersebut sebagai pendapatan, PD Pasar Surya dikatakan Azza meminta untuk audit dari akuntan publik dan juga konfirmasi ke BRI tentang mutasi rekening koran tersebut.

"Ternyata dari konfirmasi tersebut kami baru tahu ternyata PD Pasar Surya mengikatkan diri sebagai penjamin dari pinjaman kredit yang dilakukan koperasi PD Pasar Surya," kata Azza.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved