Berita Surabaya
Sudah Dipasangi Pagar, Tetap Masih Banyak Pasangan Bercumbu Di Pantai Batu-Batu Kenjeran
Seolah tak sungkan dan malu, banyak pasangan muda-mudi bercumbu di sepanjang Pantai Batu-Batu Kenjeran
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.co.id | SURABAYA - Upaya Pemkot Surabaya untuk merubah image Wisata Bahari Kenjeran menjadi wisata yang bersih dari image negatif sudah dilakukan dengan banyak upaya.
Seperti memagari sepanjang pantai batu-batu Kenjeran, membangunkan Jembatan Surabaya, membangun Sentra Ikan Bulak, bahkan membuat taman ikonik, taman Suroboyo.
Namun, nyatanya masih ada saja pasangan muda-mudi yang bercumbu di sepanjang Pantai Batu-Batu Kenjeran. Yang tentunya membuat pemandangan cantik wisata pantai Kenjeran yang sudah rapi dan bersih menjadi kembali tercemar.
Hal itu sebagaimana tampak di Sabtu (2/12/2017) siang. Setidaknya ada sebanyak lima pasang muda-mudi yang sedang memadu kasih di pantai batu-batu.
Mereka seolah tak punya sungkan dan malu bercumbu di tempat terbuka. Bahkan ada pasangan yang sampai perempuannya dipangku pasangan pria Padahal posisi pantai batu tersebut ada di pinggir jalan yang biasa dilewati kendaraan yang ingin berwisata ke Sentra Ikan Bulak ataupun Jembatan Surabaya.
Salah satu pedagang di Taman Surabaya mengatakan, kondisi seperti itu hampir setiap hari terjadi. Terutama saat weekend. Banyak pasangan muda yang menghabiskan waktu pacaran di lokasi tersebut.
"Sering itu, pacaran kayak nggak ada tempat lain, nggak malu apa," katanya.
Di sepanjang pantai batu-batu sudah dipagar oleh Pemkot. Namun di bagian tengah memang ada yang masih terbuka lantaran ada pintu air. Sisi itulah yang menjadi akses pasangan mesum tersebut masuk ke area pantai batu-batu.
Sultan, salah satu pengunjung Taman Surabaya mengaku menyayangkan masih adanya pasangan mesum yang suka bercumbu di kawasan Pantai Kenjeran.
"Padahal sudah diubah cantik, dibersihkan dari PKL dan sudah banyak yang dipercantik lho, kawasan ini suddah beda denga lima tahun yang lalu, tapi sayang sekali jika masih ada pasangan yang mesum di sini," katanya.
Hal tersebut dikatakan pengunjung asal Surabaya ini bisa mencoreng kembali wisata Kenjeran dan Bulak yang kiini sudah bagus.
Dikonfirmasi terkait hal tersebut Camat Bulak Suprayitno mengaku pihaknya terus aktif mengerahkan Satpol PP Kecamatan untuk patroli di kawasan tersebut.
Bahkan dalam satu hari mereka patroli sampai terbagi menjadi tiga shift.
"Dalam sehari bisa mengangkap banyak pasangan. Sampai dua kali lho kita patroli dan melakukan penangkapan itu, sore dan malam," kata Suprayitno.
Jika patroli dilakukan, tim akan melakukan yustisi. Tak jarang yang diamankan adalah pelajar dan masih usia sekolah.
Kalau masih pelajar, kami pasti bawa ke kantor kecamatan, dan dilakukan pembinaan.
"Kami juga meminta pasangan itu untuk membuat pernyataan untuk tiddak melakukan lagi dan menghadirkan orang tuanya," kata Suprayitno.
Beberapa kali yangterjadi pasangan yang tertangkap adalah pasangan asal luar Surabaya. Dikatakan Suprayitno hal tersebut sangat disayangkan.
Mereka berwisata ke Surabaya hanya untuk merusak pemandangan di public space.
"Tidak ada niatan sedikitpun kami untuk membiarkan ada pasangan yang pacaran di pantai batu kenjeran. Ke depan akan terus kita pantau dan lakukan penangkapan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/mesum-kenjeran_20171202_194741.jpg)