Berita Blitar

Lagi, Polisi Lakukan Olah TKP di Lokasi Robohnya Dinding Stadion Supriyadi Blitar

Polisi mengecek besi-besi dan material yang tersisa dari bangunan dinding di atas tribun yang roboh.

Lagi, Polisi Lakukan Olah TKP di Lokasi Robohnya Dinding Stadion Supriyadi Blitar
surya/samsul hadi
Anggota Satreskrim Polres Blitar Kota memasang garis polisi di bagian atas bangunan tribun penonton sisi selatan Stadion Supriyadi yang roboh, Jumat (1/12/2017). 

SURYA.co.id | BLITAR – Petugas Satreskrim Polres Blitar Kota kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi robohnya bangunan dinding tribun penonton sisi selatan Stadion Supriyadi, Jumat (1/12/2017).
Olah TKP ini lanjutan dari olah TKP sebelumnya yang dilakukan, Kamis (30/11/2017) sore.

“Kemarin kami sudah melakukan olah TKP tapi belum tuntas karena hujan. Pagi ini tadi kami lanjutkan lagi olah TKP-nya,” kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono.

Kali ini, polisi melakukan olah TKP di bagian atas tribun penonton yang dindingnya roboh.

Polisi mengecek besi-besi dan material yang tersisa dari bangunan dinding di atas tribun yang roboh.

Polisi juga memasang police line di bagian atas tribun penonton.

Heri mengatakan untuk sementara polisi menghentikan pembangunan tribun penonton sisi selatan Stadion Supriyadi.

Polisi masih berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), selaku pemilik proyek itu.

“Pekerjaannya masih dihentikan dulu, tunggu hasil koordinasi,” ujarnya.

Tetapi, pantauan di lokasi, polisi sudah melepas police line di bagian bawah bangunan tribun penonton.

Sejumlah pekerja juga terlihat sedang membersihkan sisa runtuhan material yang berserakan di pinggir jaln.

Pagar proyek yang terbuat dari seng juga dibongkar.

“Kami sudah melakukan olah TKP di bagian bawah. Garis polisinya dilepas karena ada pekerjaan pembersihan bekas runtuhan material. Kalau di bagian atas tetap kami pasang police line,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Lumajang itu.

Sebelumnya, petugas Satreskrim Polres Blitar Kota langsung bergerak cepat menyelidiki peristiwa robohnya tribun penonton sisi selatan Stadion Supriyadi.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi, Kamis (30/11/2017) sore.

Selama porses penyelidikan berlangsung, polisi menghentikan pekerjaan pembangunan di lokasi.

Polisi tidak menyebutkan sampai berapa lama proses pekerjaan proyek akan dihentikan.

Polisi tetap memasang garis polisi selama proses penyelidikan dilakukan.

Proyek pembangunan tribun penonton sisi selatan Stadion Supriyadi Kota Blitar menelang anggaran Rp 1,8 miliar dari APBD 2017.

Proyek itu sampai sekarang belum selesai dibangun.

Dinding bagian atas tribun penonton roboh diterjang angin kencang.

Dalam peristiwa itu, ada tiga pekerja mengalami luka-luka tertimpa material bangunan.

Dua pekerja mengalami luka patah tulang kaki dan harus dirawat di RSUD Mardi Waluyo dan satu lagi hanya luka ringan di bagian kaki.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved