Berita Surabaya

Kejati Jatim bakal Buka Lagi Kasus P2SEM, Pengakuan dr Bagoes Ditunggu Jaksa, Mengapa?

Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Jatim akan menggeber lagi kasus P2SEM, pascapenangkapan dr Bagoes Soetjipto di Malaysia.

Kejati Jatim bakal Buka Lagi Kasus P2SEM, Pengakuan dr Bagoes Ditunggu Jaksa, Mengapa?
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Petugas menggiring buronan kasus korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Jawa Timur tahun anggaran 2008 dr Bagoes Soetjipto sesaat setelah tiba di kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Jl Ahmad Yani (29/11). Mantan staf ahli DPRD Provinsi Jawa Timur itu dinyatakan bersalah karena bersekongkol dengan banyak pejabat tinggi Pemprov dan DPRD Jatim untuk menggelapkan dana hibah sebesar Rp 227 milliar. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Jatim akan menggeber lagi kasus P2SEM, pascapenangkapan dr Bagoes Soetjipto di Malaysia.

Pasalnya, dokter spesialis jantung itu adalah saksi kunci yang bisa membuka tabir elite siapa saja yang bakal terlibat.

Tengara akan dibukanya kembali kasus ini, terucap dari mulut dr Bagoes saat ditanya Surya. Apakah ada pihak-pihak lain yang terlibat alam kasus P2SEM ini?" tanya Surya.co.id.

"Nanti saja pihak kejaksaan yang menyampaikan," tutur dr Bagoes saat digiring menuju mobil tahanan di halaman Kejati Jatim untuk dibawa ke Lapas Porong, Rabu (29/11/2017).

Dokter Bagoes keluar gedung Kejati sekitar pukul 18.45 WIB mengenakan T-shirt warna merah dipadu celana gelap berjalan santai.

Ketika disapa kondisinya, ia mengaku sehat sembari melempar senyum. Tak banyak pertanyaan yang dilontarkan wartawan yang dijawab oleh terpidana selama 28,6 tahun.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi, menjelaskan terpidana tinggal menjalani masa hukuman yang sudah diputus.

Di wilayah Kejari Sidoarjo terpidana divonis 7 tahun penjara, Ponorogo 7 tahun, Jombang 7 tahun, Tanjung Perak 7,6 tahun.

Selain itu, Kejari Surabaya dituntut nihil karena hukumannya sudah lebih dari 20 tahun.

"Sekarang giliran Kejari Sidoarjo yang mengeksekusi dr Bagoes dan ditahan di Lapas Porong," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved