Berita Surabaya

Jadi Alternatif Penggemar Fitness, Urban Athletes Buat Virtual Studio Pertama di Jatim

Membuat studio virtual, Urban Athletes bekerjasama dengan LesMills, sebuah group exercise provider dari Selandia Baru

Jadi Alternatif Penggemar Fitness, Urban Athletes Buat Virtual Studio Pertama di Jatim
SURYA Online/Habibur Rohman
INSTRUKTUR VIRTUAL - Undangan mendapatkan penjelasan tentang "Virtual Fitness Studio" yang diperkenalkan Urban Athlete di Marvell City Surabaya, Sabtu (25/11/2017). Virtual fitnes ini menampilkan beberapa gerakan senam dengan menggunakan alat atu tidak dengan instruktur virtual yang ditampilkan pada layar. SURYA/HABIBUR ROHMAN 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kesibukan masyarakat Surabaya tak menghalangi warga urban untuk menjaga kebugaran tanpa harus bertemu instruktur di pusat kebugaran. Ini yang coba ditawarkan Urban Athletes dengan membuat virtual fitness studio, yang menjadi virtual studio pertama di Jatim.

Menampilkan layar besar, satu instruktur Urban Athletes terlihat serius mengikuti gerakan yang ditampilkan instruktur dalam layar film. Meski gerakan yang diperagakan cukup cepat, namun instruktur Urban Athletes ini mampu mengimbangi gerakan fitnes dalam layar film itu. Apa yang ditampilkan itu adalah bagian dari virtual fitness studio yang menjadi cara kebugaran baru dalam berfitness.

CEO Urban Athletes, Verawati Budianto menjelaskan, kesibukan masyrakat Surabaya yang makin padat, tak pelak memengaruhi keinginan mereka untuk tetap bugar karena sulit mencari waktu tepat. “Kalau selama ini, orang yang mau fitness harus mencari waktu luang dengan instruktur kebugaran. Namun dengan virtual fitness studio, orang yang ingin fitness tak akan melewatkan kelas favorit tanpa ada batasan jadwal dan waktu,” tuturnya kepada wartawan, Sabtu (25/11).

Virtual fitness studio adalah fitness tanpa harus ada instruktur khusus pada Urban Athletes. Dengan layar lebar, orang bisa mengikuti gerakan-gerakan fitness yang ditampilkan pada layar, dengan teknologi visual. Pada studio virtual ini, Urban Athletes bekerjasama dengan LesMills, sebuah group exercise provider dari Selandia Baru, yang menjadwalkan kelas kebugaran, dengan pelatih tersertifikasi. Layaknya fitness secara live atau di lokasi, fitness secara virtual ini juga diiringi musik yang bersemangat. “Karena virtual, maka kelas fitness ini bisa live hingga di beberapa negara,” ujarnya.

Adapun beberapa kelas fitness yang ada di virtual studio ada beberapa jenis, yakni BodyPump, BodyCombat, BodyBalance, SH’BAM, RPM dan Sprint. Adanya beberapa jenis fitness ini menyesuaikan dengan keinginan orang atau member, tubuh bagian mana yang dibentuk. Seperti BodyPump yang fokus membentuk otot ideal secara tepat dan cepat. “Jenis fitness ini punya fungsi atau manfaat berbeda, tergantung member atau orang yang mau bugar,” terangnya.

Sementara itu, adanya virtual studio ini rupanya diapresiasi positif. Seperti penjelasan Yunita, anggota komunitas Club 100 Juta, yang menilai virtual studio lebih menguntungkan daripada fitness secara langsung atau di lokasi. “Kalau yang konvensional, ketika fitness, terkadang gerakan instruktur di depan tak kelihatan karena terhalang anggota lain. Sedangkan dengan virtual studio, kita bebas mengikuti gerakan lewat layar lebar,” pungkasnya.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved