Berita Surabaya

Ingatkan Jati Diri pada Generasi Milenial, Kosgoro Gelar Pameran Perjuangan TRIP

Perjalanan sejarah Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) bisa jadi tak banyak diketahui masyarakat, khususnya kalangan muda.

Ingatkan Jati Diri pada Generasi Milenial, Kosgoro Gelar Pameran Perjuangan TRIP
surya/ahmad zaimul haq
PERJUANGAN TRIP - Ketua Umum PPK Kosgoro sekaligus Penasihat Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) Hayono Isman (berbaju batik) bersama pejuang TRIP melihat koleksi pada Pameran di Hotel Elmi Surabaya, Kamis (23/11/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA -Perjalanan sejarah Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) bisa jadi tak banyak diketahui masyarakat, khususnya kalangan muda. Itu pula yang melatari pameran diorama Perjuangan TRIP di Hotel Elmi, Kamis (23/11/2017).

Dari puluhan foto yang dipamerkan diantaranya ada yang menampilkan sosok Mas Isman, tokoh TRIP saat diterima Presiden Soekarno di istana negara. Selain itu, juga tentara pelajar saat latihan persiapan ke Jakarta di Kebon Agoeng Malang pada tahun 1949-1950.

Selain foto yang menggambarkan aksi para tentara pelajar ini di masa revolusi, juga dipajang buku-buku mengenai TRIP.

Buku yang ditempatkan di kotak kaca di lobi hotel itu diantaranya ada buku dari Pusat Sejarah Kemerdekaan & Tradisi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia berjudul ‘Peranan Pelajar dalam Perang’.

Juga ‘Dari Bangku Sekolah ke Medan Perang’ karya Dudi Sabil Iskandar & Israr Iskandar.

Pameran yang berlangsung hingga Minggu (26/11/2017) itu juga memajang patung Monumen TRIP Malang dan Monumen TRIP Kediri.

Menurut Hayono Isman, keberadaan TRIP ini tak bisa dipisahkan dengan Kosgoro.

“Pameran ini jelas untuk mengingatkan bahwa Kosgoro didirikan oleh eksponen tentara pelajar khususnya Tentara Republik Indonesia Pelajar Jawa Timur,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Kolektif Kosgoro periode 2011-2016 ini.

Diungkapkan Hayono Isman, dari awal yang bergabung di TRIP ini berasal dari berbagai latar belakang suku, agama, dan etnik.

“Mereka bersama angkat senjata mengabaikan larangan guru agar tidak ikut berperang melawan penjajah Belanda,” begitu kisahnya.

Semangat ini pula yang diharapkan bisa dimiliki generasi muda di era reformasi sekarang.

“Anak jaman now, anak generasi milenial boleh saja mengadopsi modernisasi, erat dengan teknologi dan punya kemandirian, tapi jangan sampai lupa jati dirinya sebagai orang Indonesia,” tandasnya.

Dia memastikan pameran diorama Perjuangan TRIP ini juga dihadiri oleh
seluruh kepala sekolah Kosgoro dari seluruh Indonesia. “Sebelum ikut Mubes Kosgoro, mereka akan lihat pameran foto ini. Sehingga terpatri di benaknya untuk menanamkan jati diri Indonesia ke semua siswanya,” urai Hayono Isman.

Terpisah, Sekjen PPK Kosgoro, Syahrul Bungamayang menyatakan, Mubes ke 11 Kosgoro ini dihadiri sekitar 500 peserta.

Puncak Mubes ini akan menetapkan kepengurusan PPK Kosgoro periode 2017-2022.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved