Berita Surabaya

Pengakuan Kurir Narkoba Masukkan Sabu-sabu di Vagina dan Dubur : "Waktu Masukkan ya Sakit"

Perempuan Malaysia ditangkap di Juanda karena menyelundupkan narkoba lewat vagina dan dubur. Pengakuannya di Pengadilan bikin geleng-geleng.

Pengakuan Kurir Narkoba Masukkan Sabu-sabu di Vagina dan Dubur :
surabaya.tribunnews.com/anas miftakhudin
Norlisa saat menjadi terdakwa dalam sidang di PN Surabaya, Selasa (21/11/2017). Perempuan Malaysia itu ditangkap di bandara Juanda beberapa waktu lalu karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu yang dia sembunyikan di vagina dan dubur. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Norlisa, perempuan kelahiran Kuala Lumpur, Malaysia, menjalani sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (21/11/2017).

Dia didakwa setelah sebelumnya tertangkap menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu

Dia ditangkap di bandara internasional Juanda dengan barang bukti sabu-sabu yang dia sembunyikan di vagina dan dubur. 

Ketika sidang digelar di ruang Tirta 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara dibuat geleng-geleng oleh pengakuan Norlisa. 

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Agus Hamzah SH, Norlisa mengaku nekad melakukannya karena tergiur upah sebesar Rp 15 juta. Ia mengaku disuruh oleh seseorang bernama Samsu yang dikenal di sebuah club malam di Malaysia.

"Samsu juga warga Madura yang sudah lama tinggal di Malaysia. Barang tersebut akan diberikan ke seseorang yang bernama Satuman di Juanda," ujar Norlisa, Selasa (21/11/2017).

Untuk mengelabui petugas bandara dan Bea Cukai, terdakwa memasukkan barang haram itu ke kemaluan dan duburnya.

Untuk memasukkan itu, terdakwa mengaku sakit karena harus membuka lebar-lebar vagina dan duburnya tersebut. 

"Waktu memasukkan ya sakit," terangnya.

Hakim Agus kemudian menanyakan lagi bagaimana cara mengeluarkan SS sebanyak 112 gram dari kemaluan dan duburnya?

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved