Sambang Australia

Australia Manfaatkan Ajang Commonwealth Games Untuk Dongkrak Perekonomian

Seperti halnya Indonesia yang sedang mempersiapkan Asian Games 2018, Australia juga ngebut mempersiapkan Commonwealth Games 2018.

Australia Manfaatkan Ajang Commonwealth Games Untuk Dongkrak Perekonomian
surabaya.tribunnews.com/eben haezer
Kolam renang di Gold Coast Aquatic Center, Gold Coast, Queensland, Australia, yang akan dirombak habis-habisan untuk ajang Commonwealth Games XXI, April 2018 mendatang. 

SURYA.co.id | GOLD COAST – Seperti halnya Indonesia yang sedang mempersiapkan perhelatan Asian Games 2018, Australia juga sedang mempersiapkan perhelatan olahraga akbar.

Saat ini, negeri kanguru itu sedang ngebut persiapan untuk menghelat ajang Commonwealth Games 2018. Sebuah ajang olahraga yang diikuti oleh negara-negara Persemakmuran (Commonwealth) dan berlangsung mulai 4 April 2018 hingga 15 April 2018.

Ajang ke-21 tersebut, bakal dipusatkan di Gold Coast, sebuah kota eksotis di negara bagian Queensland.
Bagi pemerintah Gold Coast, kehormatan sebagai tuan rumah ini bakal dimanfaatkan habis-habisan untuk kepentingan ekonomi mereka.

Mark Howell, Executive Coordinator GC2018 City Media Operations, mengatakan bahwa Commonwealth Games bukan sekadar pesta olahraga bagi mereka.

Lebih jauh, mereka menganggap ini sebagai sebuah kesempatan emas untuk mendatangkan investor-investor asing, serta untuk mendorong pelaku-pelaku bisnis di Gold Coast agar bertemu dengan klien potensial.

“Karena itu kami benar-benar total dalam mempersiapkan berbagai sarana. Tidak cuma sarana olahraga, tetapi juga sektor lain seperti perdagangan dan pariwisata,” kata Howell saat ditemui dua pekan lalu di Gold Coast Aquatic Centre.

Di sektor bisnis, lanjut Howell, pemerintah setempat bahkan telah mengundang para pelaku bisnis lokal dan memberi mereka gambaran mengenai apa saja yang harus dilakukan dan dapat dimanfaatkan selama berlangsungnya Commonwealth Games.

Tak hanya itu, mereka bahkan juga telah bertemu dengan para pebisnis dari seluruh negara anggota Persemakmuran untuk membicarakan peluang-peluang terciptanya kemitraan internasional.

“Jadi meskipun ajang olahraga itu cuma berlangsung sekitar 2 minggu saja, tetapi kami ingin agar manfaatnya secara ekonomi bisa jangka panjang,” sambungnya.

Penulis: Eben Haezer Panca
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved