Rabu, 6 Mei 2026

Berita Surabaya

VIDEO - Kota Lain di Dunia Heran Surabaya Bisa Tanam Satu Juta Pohon Per Tahun

Warga Surabaya patut berbangga karena kota Pahlawan telah meraih penghargaan Global Green City dari PBB

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga Surabaya patut berbangga karena kota Pahlawan telah meraih penghargaan Global Green City dari PBB. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan bahwa penghargaan tersebut bisa diraih karena beberapa indikator.

Saperti banyaknya pohon yang ditanam Surabaya setiap tahunnya, penurunan polusi udara dalam kota, hampir meratanya air bersih, dan juga upaya penanganan banjir, turunnya jumlah sampah, serta upaya menambah ruang terbuka hijau. Tidak hanya itu kegiatan Pemkot melakukan perlindungan hutan mangrove juga menarik perhatian kota-kota dunia.

"Isu tentang green city ini di luar sana memang sedang seksi. Saat banyak kota lain sedang sibuk menjadikan lahan mereka gedung tinggi, kita masih konsen untuk menambah ruang terbuka hijau," kata Risma, Sabtu (4/11/2017), di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan bahkan saat ia bercerita bahwa Surabaya menanam satu juta pohon dalam satu tahun, banyak kota lain saat pertemuan di markas PBB, New York, kaget dan heran.

Sebab di negara lain yang dapat empat musim, menanam pohon terbilan susah. Saat musim dingin, mereka sudah sibuk melindungi pohon mereka supaya bisa tahan selama salju dan tidak mati.

Namun Surabaya tidak begitu, kesempatan ada di wilayah tropis digunakan untuk banyak menanam pohon. Ruang terbuka hijau melalui taman juga terus ditambah.

"Kayaknya perdebatan Surabaya bisa meraih penghargaan ini cukup panjang. Sebab kenapa kita ini pakai cara yang konvensional namun bisa membuat kota menjadi green city," kata Risma.

Ia mencontohkan, salah satu kota dari China. Di sana kotanya jauh lebih moderen dibandingkan Surabaya. Hampir seluruh kotanya difasilitasi solar cell yang tentunya membutuhkan investasi yang panjang.

"Ada juga kota di Jerman yang punya policy semua penduduknya harus pakai sepeda. Lha kalau kita pakai gitu pasti investasinya mahal, duit dari mana," kata Risma.

Selain itu salah satu keberhasilan penggunaan IT di Pemkot surabaya untuk mengurangi sampah kertas juga mendapatkan apresiasi dari PBB.

Surabaya menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang pernah menerima penghargaan Global Green City. Meski begitu, Risma mengaku masih memiliki harapan ke depan.

Yaitu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Surabaya. Yang terus ia upayakan dengan berbagai cara salah satunya memberikan beasiswa ke anak-anak Surabaya.

"Alhamdulillah anak-anak Surabaya ada yang sudah dapat pekerjaan sebagai pilot di Citilink. Berikutnya ini ada lagi yang akan kerja di GMF Surabaya," kata Risma.

Bagaimana penjelasan Risma tentang penghargaan Global Green City? Simak video di atas.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved