Sambang Kampung

Warga Bulak Banteng ingin Pavingisasi Kampung Dipercepat

Warga Bulak Banteng Lor Surabaya senang ada proyek pavingisasi di kampung mereka. Tetapi mereka juga mengeluh karena pengerjaannya terlalu lama.

Warga Bulak Banteng ingin Pavingisasi Kampung Dipercepat
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Tumpukan paving block ada di jalan di kampung Bulak Banteng Lor RT 1/RW 2, Surabaya. Warga berharap pengerjaan pavingisasi ini dipercepat lantaran sudah mulai mengganggu akses pengguna jalan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kampung RT 01/RW 02 Bulak Banteng Lor, Kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, kini tengah menunggu penyelesaian proyek pengerjaan paving atau pavingisasi di kampung mereka.

Menurut mereka, pavingisasi yang sudah berlangsung 2 bulan, sudah terlalu lama. Sementara, akses masuk dan keluar kampung, terganggu karena proyek tersebut. 

Achmad Sofyan, pengurus RT 1/RW 2, mengatakan, proyek paving ini sangat diapresiasi warga. Sebab paving di kampung mereka sebelumnya sudah rendah dan banyak yang rusak.

"Kami memang sudah mengajukan, beberapa kali, dan kami bersyukur sekali karena sekarang sudah terbangun. Sebab sebelumnya beberapa kali terjadi genangan," kata Sofyan yang ditemui Surya, Rabu (1/11/2017).

Genangan di kampung mereka jika hujan lebat, bisa mencapai 20 sentimeter. Oleh sebab itu dalam pembangunan paving di kampung mereka kali ini warga sudah sepakat untuk meminta dibuatkan saluran.

Sebab sebelumnya tidak ada saluran tepi di jalan kampung mereka. Sehingga kerap terjadi genangan.

"Kami sudah meminta untuk pembangunan saluran. Mulanya belum diberi tapi syukurlah sekarang sudah ada salurannya. Got dibangunkan di tengah paving," kata Sofyan.

Dia menyebutkan, saluran yang kini dibangun cukup lebar. Saluran dibangun di tengah paving dengan lebar 30 sentimeter dan dalam saluran hampir satu meter.

Ia dan warga berharap hal tersebut menjadi solusi banjir di kampung mereka. Sebab dalam pemasangan paving ini juga dibangunkan peninggian badan jalan. Sehingga wilayah kampung tidak rendah lagi.

Namun yang disayangkan, pengerjaan pavingisasi di kampung ini terbilang lamban dan dikeluhkan oleh warga. Sejumlah warga mengeluhkan lantaran akses jalan kampung yang tertutup.

"Dari pantauan kami, pengerjaannya nggak setiap saat. Kami berharap dipercepat. Karena akses utama kampung, kalau nggak lewat sini, harus memutar," kata Sofyan.

Hal senada juga disampaikan oleh Gufron Rahman. Warga gang IV tersebut menyebutkan, pihaknya optimis bahwa pembangunna paving di kampung mereka akan membawa dampak baik untuk warga kampung.

Terutama di kampung RT 1 RW 2. Namun pihaknya menyayangkan proyek pavingisasi ini masih belum menyeluruh sampai ke ujung gang.

Proyek pengerjaan paving berhenti di sebelum tikungan.

"Di ujung gang ada saluran yang rusak. Semoga juga ikut diperbaiki. Karena berlubang menganga. Sepertinya terdampak pemasangan paving," ucapnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved