Sambang Kampung Bulak Banteng Lor

Jalankan Program Kampung Bersih guna Kembangkan Bank Sampah

Kampung Bulak Banteng Lor RT 1 RW 2 Kelurahan Bulak Banteng Kecamatan Kenjeran kini tengah berupaya mengajak warganya untuk mengelola sampah.

Jalankan Program Kampung Bersih guna Kembangkan Bank Sampah
surya/achmad zaimul haq
Salah satu gang di Kampung Bulak Banteng Lor yang mulai dipercantik dengan paving. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Kampung Bulak Banteng Lor RT 1 RW 2 Kelurahan Bulak Banteng Kecamatan Kenjeran kini tengah berupaya mengajak warganya untuk mengelola sampah.

Hal ini dilakukan untuk menginisiasi kebersihan kampung yang selama ini masih belum berdaya dan tertata.

Dalam menginisiasi program bank sampah ini, dikatakan pengurus RT 1 RW 2, Achmad Sofyan, program yang dilakukan masih sangat basic.

Salah satunya mengajak warga untuk aktif melakukan bersih-bersih kampung setiap satu pekan sekali.

"Pelan-pelan. Sekarang yang sudah jalan adalah kerja bakti. Dulu sebulan sekali, sekarang dirutinkan satu minggu sekali," kata Sofyan, Rabu (1/11/2017).

Menurutnya, jika program untuk bersih kampung sudah berjalan maka akan diarahkan untuk program pengolahan sampah.

Pihaknya juga akan mencari tempat untuk dijadikan tenpat penampungan atau tempat pemilahan sampah dan bank sampah tersebut.

"Kalau sudah ada pengolahan sampah, maka nanti bisa dibentuk bank sampahnya. Sampah kering disetor ke pengepul bisa jadi uang," katanya.

Namun, menurutnya program pengelolaan sampah ini membutuhkan dukungan dari seluruh warga. Tidak bisa hanya satu dua warga saja yang mendukung.

"Tantangannya di situ. Karena di sini agak susah. Tapi kami percaya bahwa kalau bareng-bareng warga akan mau untuk berubah," katanya.

Potensi lain yang kini dikembangkan oleh warga kampung Bulak Banteng Lor adalah dalam hal kesenian.

Disampaikan Sofyan, anak-anak muda dan anak-anak usia sekolah di sini memiliki keunggulan seni tari.

"Tapi kegiatan tari itu hanya dilakukan saat ada momen tertentu saja. Misalnya ada kegiatan kampung, hari kemerdekaan. Kalau dibuat lebih rutin, dan didukung tentu bisa berkembang," katanya.

Tujuan akhirnya adalah agar anak-anak di kampung mereka bisa mengembangkan minat dan bakat mereka di dunia seni.

Namun yang masih dicari saat ini adalah pelatih dan ruang untuk berlatih.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved