Berita Surabaya

NAM Air Buka Penerbangan Perdana Surabaya-Pangkalan Bun Bertarif Rp 600 Ribu

Setelah tidak lagi dilayani oleh Kalstar, rute Surabaya-Pangkalan Bun dibuka kembali oleh maskapai NAM Air.

NAM Air Buka Penerbangan Perdana Surabaya-Pangkalan Bun Bertarif Rp 600 Ribu
surabaya.tribunnews.com/nuraini faiq
Pesawat Jet Boeing 737-500 siap menerbangkan Penumpang dari Bandara Juanda ke Pangkalan Bun, Kalteng, Senin (30/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Maskapai penerbangan NAM Air yang merupakan anak usaha Sriwijaya Air, mulai melayani rute Surabaya - Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Senin (30/10/2017).

Kalstar, sudah sekitar dua minggu tidak lagi melayani rute tersebut.

Direktur Operasional NAM Air, Daniel Aditya, mengatakan bahwa pembukaan rute ini sudah mereka rencanakan sejak lama. Karenanya, tidak tepat kalau kemudian disebut mereka menggusur Kalstar. 

"Bukan menggusur, kami punya rencana lama membuka rute ini," tutur Daniel. 

Dia mengatakan, rute ini akan memberikan prospek bagus mengingat banyaknya mobilisasi penumpang ke kawasan Kalimantan Tengah. Selain banyak pekerja ke Kalteng dan perkebunan sawit, wisata di Kalteng juga menjadi daya tarik tersendiri.

Hendrik Ardiansyah, District Manajer Sriwijaya Surabaya, menyebutkan bahwa setiap hari penerbangan ke Pangkalan Bun akan dilayani pukul 13.30.

"Penerbangan hanya 1 Jam dari Bandara Juanda Surabaya," ujar Hendrik.

Penerbangan perdana rute bekas Kalstar itu ditandai dengan pemotongan tumpeng. Saat penerbangan perdana ini dari kapasitas 120 seat, terisi 105. Artinya 90 persen seat pesawat Boeing 737-500 itu terisi.

Hadir dalam pembukaan rute itu Kepala Otoritas Bandara Wilayah III Dadin Kohar, General Manajer Airnav Cabang Surabaya Rosedi, General Manajer PT Angkasa Pura 1 Cabang Juanda Yuwono, dan perwakilan agen travel.

Untuk penerbangan perdana NAM Air ke rute itu, tiketnya masih tergolong promo yakni Rp 560.000. Namun saat penerbangan normal mulai besok sudah berlaku tiket normal di kisaran Rp 600.000.

Maya Safinda, salah satu penumpang menuturkan bahwa tiket lebih murah. Saat sebelumnya naik Kalstar tiket di angka Rp 800.000. "Kami kerja di Sampit," ucap Maya yang asli Banyuwangi. 

(Baca: Kemenhub Minta Sriwijaya Air dan Anak Usahanya Tingkatkan Ontime Performance)

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved