Bisnis

Buka Rute Kuala Lumpur-Surabaya, Malaysia Airlines Bidik Load Factor 80 Persen

Maskapai penerbangan Malaysia Airlines membuka rute Surabaya-Kuala Lumpur dan mematok target load factor 80 persen.

Buka Rute Kuala Lumpur-Surabaya, Malaysia Airlines Bidik Load Factor 80 Persen
surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Armada maskapai penerbangan Malaysia Airlines yang dipakai untuk melayani rute Kuala Lumpur-Surabaya, Minggu (29/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Maskapai penerbangan Malaysia Airlines memulai penerbangan rute Kuala Lumpur - Surabaya PP (Pulang-Pergi), Minggu (29/10/2018).

Maskapai nasional Malaysia ini mendapatkan jadwal penerbangan di rute tersebut sebanyak empat kali dalam seminggu. 

"Kami dapat slot terbang di rute ini pada hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu," kata Yusrizal Mohd Yousuf, Regional Manager of South East Asia, usai kegiatan penyambutan penumpang pertama Malaysia Airlines dari Kuala Lumpur, pukul 08.10 WIB.

Sebelumnya maskapai ini sudah pernah terbang di rute ini. Namun pada Januari 2012 menjadi penerbangan terakhir yang mereka layani. Setelah lima tahun ini, pihaknya kembali membuka rute ini setelah melihat potensi yang ada.

"Pasar dari Kuala Lumpur ke Surabaya cukup banyak. Begitu juga sebaliknya. Warga Surabaya dan Jawa Timur, yang datang ke Malaysia juga banyak. Sehingga kami melihat potensi yang besar di rute ini," kata Yusrizal didampingi

Nur Shaffik Harris, Country Manager Malaysia Airlines Indonesia mengatakan bahwa pihaknya optimistis bisa mencetak load factor atau tingkat keterisian penumpang rata-rata 80 persen. 

Apalagi menurut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, kunjungan wisatawan asing (wisman) yang melalui Bandara Internasional Juanda mayoritas kedua berasal dari Malaysia.

"Wisman asal Malaysia merupakan jumlah terbanyak kedua yang melalui bandara Juanda," kata Djarianto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim, yang hadir dalam seremonial penyambutan kedatangan Malaysia Airlines itu.

Pada Juli 2017, menurut Data BPS, wisman berkebangsaan Malaysia, jumlahnya mencapai 4.080 kunjungan atau naik 21,10 persen dibandingkan Juni yang hanya 3.369 kunjungan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, menyebutkan, wisatawan Malaysia ke Jawa Timur selain berwisata juga ada yang tugas belajar sekolah atau kuliah serta berdagang atau berbisnis.

Malaysia Airlines Chief Commercial Officer, Arved Von Zur Muehlen, menyatakan, pihaknya sangat bangga untuk turut serta dalam perayaan penerbangan perdana Kuala LumpurSurabayaKuala Lumpur, yang menandai tempat tujuan Malaysia Airlines ke-4 di Indonesia.

"Kami sangat gembira untuk membuka kembali penerbangan langsung ke Surabaya untuk melayani permintaan yang tinggi di bidang pariwisata," ungkapnya.

Pengembangan rute ini akan menyediakan konektivitas yang superior dengan penerbangan langsung yang beroperasi 4 kali seminggu dari dan ke Kuala Lumpur menuju kota terbesar ke-2 di Indonesia.

Pelayanan empat kali seminggu ke dan dari Surabaya akan beroperasi dengan pesawat dari generasi terbaru B737-800 dengan total 160 kursi, terdiri dari 16 kursi di kelas Bisnis dan 144 kursi di kelas Ekonomi.

Fitur dari jenis pesawat ini menonjolkan kabin pesawat yang luas di kelasnya, plafon yang tinggi, pencahayaan lampu yang nyaman, hiburan dalam penerbangan di setiap kursinya dan interior Boeing Sky yang baru. Penerbangan berkode MH 871 (Kuala Lumpur – Surabaya) dan MH 870 (Surabaya – Kuala Lumpur).

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved