Berita Gresik

VIDEO - Lukisan Arek-arek Gresik Sebanding Lukisan Tingkat Internasional

Pameran lukis Gresik Art Festival (GRESART 0.2) di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) menjadi ajang bergengsi bagi pelukis di Gresik

SURYA.co.id | GRESIK - Pameran lukis Gresik Art Festival (GRESART 0.2) di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) menjadi ajang bergengsi bagi pelukis di Gresik. Sebab, pesertanya dari berbagai daerah seluruh Indonesia dan ada satu peserta dari luar negeri.

Selain itu, karya-karya pelukis di Gresik tidak kalah dengan karya seniman lukis tingkat nasional dan internasional. Ada dua lukisan dari peserta luar negeri karya lukis berjudul Aqua Journey, oleh Jo Cowtree Brooklyn New York dan ada yang dari Bandung Jawa Barat.

"Seniman Gresik ini sudah layak menjadi seniman go internasional. Hal itu dilihat dari karyanyanya yang disandingkan dengan seniman lainnya hampir tidak ada bedanya," kata Joko Iwan Priyanto (32), pelukis asal Jalan Usman Sadar, Gresik, Sabtu (28/10/2017).

Dari karya-karya seniman lukis di Kota Pudak ini, merasa kurang diperhatikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik sehingga keberadaan kurang mendapat dukungan. Baik bantuan dana dan tempat.

"Kami kurang mengerti maksud dari pemerintah Kabupaten Gresik yang sulit membantu dari segi finansial," imbuhnya.

Sementara, Hermansyah Nasution selaku ketua pelaksana Gresart 0.2 dalam buku katalog mengatakan, pameran seni lukis dengan tema Art Tomorrow mempunyai pengertian untuk mencerahkan dan menciptakan iklim kesenian. Dengan sudut pandang seni masa depan.

"Semoga acara Gelar Karya Seni Gresik dapat memacu dan memberi semangat para seniman dan budayawan dalam berkarya," kata Hermansyah.

Penulis: Sugiyono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved