Berita Sidoarjo

Mau Dirikan Usaha di Sidoarjo? Berarti Anda Harus Urus Izin Dokumen Lingkungan

Para pelaku usaha yang sudah berjalan pun, diwajibkan memiliki dokumen tersebut yang dikeluarkan DLHK Sidoarjo. Jika tidak...

Mau Dirikan Usaha di Sidoarjo? Berarti Anda Harus Urus Izin Dokumen Lingkungan
SURYA Online/Irwan Syairwan
Ilustrasi - Suasana industri pembuatan tas di Tanggulangin, Sidoarjo 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Para pelaku usaha di Sidoarjo ke depannya harus memiliki dokumen lingkungan (DL) sebelum mendirikan usahanya, Sabtu (28/10/2017). Para pelaku usaha yang sudah berjalan pun, diwajibkan memiliki dokumen tersebut yang dikeluarkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo. Jika tidak, izin mendirikan usaha tidak akan diberikan.

Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, mengatakan kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi pencemaran dan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dari dunia industri dan usaha.

"Ada sekitar 16.000 perusahaan di Sidoarjo, dan belum termasuk jumlah UMKM yang kira-kira jumlahnya 9 persen dari penduduk Sidoarjo. Jika semuanya tidak punya izin DL, bakalan merusak lingkungan," kata Nur Ahmad.

Nur Ahmad menuturkan, Sidoarjo sebenarnya memiliki Perbup Nomor 19/2013 yang mengatur hal ini. Kendati demikian, pihaknya perlu menegaskan lagi agar para pelaku usaha yang ingin menanamkan modalnya di Kota Delta untuk mengurus izin DL tersebut.

"Jika tak punya DL, bukan hanya dari Perbup, sanksinya juga dari UU 32/2009 yang hukumannya denda miliaran rupiah hingga pidana penjara," sambungnya.

Terpisah, Kepala DLHK, Bahrul Amiq menyampaikan, tiap enam bulan sekali para pelaku usaha harus melaporkan mengenai pengolahan limbah. Hal ini agar pihaknya bisa memantau pengolahan limbah yang dilakukan perusahaan tersebut.

Amiq pun telah membuat sistem aplikasi pengajuan izin DL, dengan nama Sistem Informasi Rekimendasi Teknis Dokumen ijngkungan (Sikalong), beberapa waktu lalu. Melalui aplikasi ini, para pelaku usaha bisa mengurus pembuatan atau perpanjangan DL secara online.

"Kami juga tengah menyiapkan aplikasi serupa untuk pelaporan limbah dan lingkungan perusahaan. Ini agar para pelaku usaha yang ingin melapor tak perlu jauh-jauh datang, cukup dari kantornya saja," imbuh Amiq.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved