Breaking News:

Lifestyle

Padu Padan Busana Muslim untuk Kuliah dan Pesta

Busana muslim tak lagi hanya dipakai untuk menghadiri acara-acara resmi yang bernuansa religius.

surya/achmad pramudito
Kreasi busana dengan model muslim modern membuat rancangan Nanida Jenahara Nasution disukai penikmat fashion yang beragam usia dan latar belakang sosial. Mereka yang non muslim pun tertarik pakai koleksi busana yang diberi label Suqma ini 

SURYA.co.id | SURABAYA - Busana muslim tak lagi hanya dipakai untuk menghadiri acara-acara resmi yang bernuansa religius.

Baju yang menutup rapat seluruh bagian tubuh kecuali muka, pergelangan tangan, dan
kaki ini pun tetap pantas dikenakan saat ke kantor.

Bahkan bagi wanita muslimah yang aktif, setelah ke kantor bisa pula berlanjut ke acara-acara
arisan, pesta ulang tahun, atau sekadar santai bareng sesama anggota komunitasnya.

“Tinggal mencari outer atau mengganti bawahan yang semula rok dengan celana sudah bisa terlihat
berbeda dan tidak terkesan formal,” kata Mifta, salah seorang sosialita.

Ditemui saat tengah memilah gaun di gerai Suqma di Tunjungan Plaza 1 Surabaya, Mifta
menambahkan, pemilihan warna pun menentukan kepantasan busana untuk dipakai di
berbagai acara.

“Warna pastel cenderung netral, bisa untuk formal ke kantor atau kuliah
misalnya, bisa pula dipakai untuk acara-acara harian atau datang ke kondangan,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, desainer Nanida Jenahara Nasution mengaku busana rancangannya
sengaja memilih bahan-bahan yang nyaman dipakai untuk waktu-waktu tertentu.

“Meski dipakai seharian tetap nyaman dan tidak mengganggu gerakan,” tandasnya.

Bahan yang dipakai untuk busana Suqma ini antara lain katun dan polyester.

“Warna pastel jadi pilihan karena memang tren dan banyak dipilih masyarakat,” ucap perempuan kelahiran Jakarta, 27 Agustus 1985 ini.

Halaman
12
Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved