Berita Madiun

Cegah Terorisme dan Narkoba di Kalangan Santri, Polres Madiun Kota Gelar Lomba Da'i dan Dai'yah

Lomba dai adalah untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan anak-anak dan pelajar.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Titis Jati Permata
surya/rahadian bagus priambodo
Kabag Sumda Polres Madiun Kota Kompol Darmun menyerahkan piala kepada pemenang, Rabu (25/10/2017). 

SURYA.co.id | MADIUN - Guna mencegah peredaran narkoba dan paham radikalisme di kalangan pelajar, khususnya di pondok pesantren, Polres Madiun Kota Menggelar Lomba Da'i/Dai'yah Pondok Pesantren bertema "Kamtibmas Terrorisme dan Narkoba", Rabu (25/10/2017).

Acara yang digelar di gedung Soenaryo Polres Madiun Kota itu diikuti delapan peserta, yang mewakili masing-masing pondok pesantren di wilayah hukum Polres Madiun Kota.

Kasat Narkoba Polres Madiun Kota, AKP Sukono, menuturkan tujuan dari lomba dai adalah untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan anak-anak dan pelajar.

"Tujuan dari lomba dai ini untuk menanggulangi peredaran narkoba di kalangan anak anak. Sebab narkoba sudah menjurus ke anak-anak," kata Sukono saat dikonfirmasi usai acara, Rabu (25/10/2017) siang.

Dia berharap, para Da'i dan Dai'yah dapat membantu mensosialisasikan bahaya paham radikalisme dan narkoba di kalangan pelajar dan santri.

Dikatakan Sukono, kegiatan itu diikuti sembilan peserta, namun satu peserta tidak datang. Para peserta meruoakan santri yang berusia 12-15 tahun.

Ia menambahkan, kegiatan itu juga untuk menjaring Da'i terbaik yang akan mewakili Polres Madiun Kota di ajang yang sama di Mapolda Jawa Timur 7-8 November 2017.

Berikut nama pemenang, juara satu atas nama Achmad Jazuli Baihaqi dari SMP Ibnu Bathutah, juara dua atas nama Ivananda Gilang Cahya Kusuma dari Darul Rohmah (MAN 2), dan juara tiga atas nama Muhammad Naufal dari Bakti Ibu BIBS.

Pemenang juara pertama Achmad Jazuli Baihaqi mengaku senang dan bangga dapat terpilih menjadi Da'i terbaik. "Alhamdulillah senang, dan bangga," katanya.

Dia mengatakan, ia hanya menyiapkan materi selama dua hari.

"Saya hapalkan dua hari," kata Achmad yang menyampaikan dakwah terkait terorisme dan narkoba.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved