Korupsi Berjamaah Pamekasan

Kasus Korupsi Mantan Bupati Pamekasaan, Ini Dakwaan yang Diajukan Jaksa KPK

Mantan Bupati Pamekasan diduga aktif terlibat dalam kasus suap yang diberikan kepada Kepala Kejari Pamekasan, Rudi Indra Prasetya.

Kasus Korupsi Mantan Bupati Pamekasaan, Ini Dakwaan yang Diajukan Jaksa KPK
surya/anas miftakhudin
Mantan Bupati Pamekasan Achmad Syafii saat menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim, Rabu (2/8/2017). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Mantan Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Achmad Syafii didakwa dengan pasal berlapis yakni pasal 5 ayat 1 huruf A dan pasal 13 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman lima tahun kurungan penjara.

Jaksa KPK Arif Suhermanto mengatakan, terdakwa diduga aktif terlibat dalam kasus suap yang diberikan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, Rudi Indra Prasetya.

"Terdakwa aktif dalam kasus ini bersama-sama dengan terdakwa yang lain termasuk inspektorat dan juga Kepala Desa Dasok, Pamekasan," ujarnya dilansir Kompas.com dari Antaranews, Jumat (20/10/2017).

Pada persidangan tersebut, terdakwa diduga terlibat membantu penghentian penyelidikan proyek dengan menggunakan anggaran dana desa yang sedang dikerjakan di Desa Dasok senilai Rp 160 juta oleh Kejaksaan Negeri Pamekasan.

Dalam surat dakwaan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan Rudi Indra akan diberikan uang suap senilai Rp 200 juta, tetapi oleh Kajari Pemekasan minta untuk ditambah lagi menjadi Rp 250 juta.

Kemudian, saat uang tersebut akan diberikan, melalui perantara Kepala Inspektorat Pamekasan Sucipto Utomo dan staf Kepegawaian Noer Solehudin kepada Kajari Pamekasan dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Menanggapi dakwaan ini, Maqdir ismail, selaku pengacara terdakwa mengaku tidak memberikan eksepsi dan langsung melajukan ke materi pokok perkara.

"Kami tidak mengajukan eksepsi dan langsung ke materi pokok perkara. Namun sebelumnya, izinkan kami memberikan tanggapan sedikit melalui lisan terkait dengan dakwaan ttersebut, bahwa terdakwa ini tidak berperan dalam kasus ini. Pak bupati tidak pernah terlibat dalam kasus ini dan memerintahkan memberikan suap itu," katanya.

"Kalau ada pertemuan dengan Kajari Pamekasan memang iya, tetapi itu dengan urusan lainnya," tambahnya.

Pada persidangan yang dipimpin majelis hakim M Tahsin ini ditunda dan akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda materi pokok perkara.

Berita ini sudah tayang di kompas.com dengan judul : Kasus Korupsi, Mantan Bupati Pamekasan Didakwa Pasal Berlapis

Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved