Sambang Kampung

Choirul Anam Penjaga Budaya Indonesia- Lestarikan Topeng Kertas Usaha sang Ayah sejak 47 Tahun Silam

Jelang peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad atau Muludan pada akhir tahun nanti, UKM milik Anam sudah banyak orderan.

Choirul Anam Penjaga Budaya Indonesia- Lestarikan Topeng Kertas Usaha sang Ayah sejak 47 Tahun Silam
surya/achmad zaimul haq
EKSIS - Choirul Anam (47) merupakan salah satu perajin topeng kertas di kampung Girilaya yang tersisa. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Surabaya memiliki satu kampung unik yang dijuluki dengan kampung Topeng. Sempat banyak dihuni para perajin topeng kertas, kini hanya tinggal satu perajin topeng yang tersisa di kampung topeng, yaitu perajin topeng milik Choirul Anam di Jalan Girilaya Gg 7 No 21.

Berdiri sejak 47 tahun yang lalu, kini usaha milik Anam sudah dipegang oleh generasi kedua. Ya, Anam menjadi perajin yang masih eksis melestarikan salah satu budaya asli Indonesia, yaitu topeng kertas aneka rupa.

Saat Surya.co.id mengunjungi, Rabu (18/10/2017), Anam sedang memproduksi puluhan topeng kertas dengan bentuk harimau.

Jelang peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad atau Muludan pada akhir tahun nanti, UKM milik Anam sudah banyak orderan.

"Ini sedang membuat topeng untuk pesanan dari Pasuruan," kata Choirul.

Pesanan dari luar kota di musim seperti ini tergolong cukup besar. Satu pesanan bisa antara 200 hingga 300 buah topeng baik dewasa maupun anak-anak.

Topeng-topeng ini biasa digunakan dalam momen karnaval, sedekah bumi maupun acara pawai di kampung-kampung.

Untuk proses membuat topeng dalam bentuk sapi, kerbau, banteng, harimau, naga, dan juga rusa, dikatakan Anam tidak sulit.

Cukup menyiapkan dua jenis kertas untuk dijadikan topeng kertas ini. Yaitu kertas putih dan kertas map bekas. Beberapa juga bisa memanfaatkan koran untuk pelengkap lapisan kertas.

Misalnya, untuk membuat topeng harimau sebagaimana dipraktekkan Anam kemarin sore. Cetakan batu berbentuk kepala harimau sudah disiapkan di atas tatakan.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved