Gunung Agung Terkini

Gunung Agung Berstatus Awas - BNPB Perpanjang Masa Darurat Gunung Agung, Ini Alasannya

Status keadaan darurat pasti akan diperpanjang selama Gunung Agung yang berlokasi di Karangasem, Bali, masih status Awas.

Gunung Agung Berstatus Awas - BNPB Perpanjang Masa Darurat Gunung Agung, Ini Alasannya
TRIBUN BALI/I WAYAN ERWIN WIDIYASWARA
Gunung Agung keluarkan asap setinggi 1500 meter, Sabtu (07/10/2017). 

SURYA.co.id | KARANGASEM - Sudah 23 hari Gunung Agung di Bali berstatus Awas (level 4).

Tanda-tanda letusan belum tampak. Namun, aktivitas vulkanik Gunung Agung masih tinggi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, saat ini gempa didominasi aktivitas gempa vulkanik (lebih dangkal dan dekat ke kawah) dimana magnitudo gempa banyak di bawah 2 SR.

Gempa vulkanik jumlahnya belum menurun.

Pada Sabtu (14/10/2017) pagi, dalam 6 jam (pukul 00:00-06:00 Wita) sudah terekam 360 gempa vulkanik.

Potensi untuk meletus tetap tinggi tetapi tidak dapat dipastikan secara pasti kapan akan meletus ataukah tidak jadi meletus.

Daerah yang harus dikosongkan tetap sama, yaitu dalam radius 9 kilometer dari puncak kawah dan 12 kilometer di sektor utara-timur laut dan sektor tenggara-selatan-barat daya. Ribuan warga masih mengungsi.

Untuk memberikan kemudahan akses dalam penanganan darurat maka Gubernur Bali Made Mangku Pastika kembali memperpanjang masa keadaan darurat penanganan pengungsi 14 hari yang berlaku 13/10/2017 hingga 26/10/2017.

"Perpanjangan masa darurat adalah hal yang biasa. Status keadaan darurat pasti akan diperpanjang selama Gunung Agung masih status Awas," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu (14/10/2017).

Masa keadaan darurat, lanjut dia, selesai tergantung pada ancaman bencananya.

Selama PVMBG masih menetapkan status Awas dan radius berbahaya yang harus dikosongkan ada penduduknya, maka keadaan darurat pasti akan diberlakukan.

Sebagai perbandingan, di Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, status Tanggap Darurat Bencana sudah berlaku lebih dari 2 tahun sejak Gunung Sinabung berstatus Awas pada 2 Juni 2015.

Setiap 2 minggu, Bupati Karo memperpanjang surat pernyataan tanggap darurat.

"Pengungsi di Gunung Agung masih memerlukan bantuan. Tercatat pengungsi 139.199 jiwa di 389 titik pengungsian yang tersebar di 9 kabupaten/kota di Bali," kata Sutopo. (Robinson Gamar)

Berita ini sudah tayang di kompas.com dengan judul : Masa Darurat Gunung Agung Diperpanjang

Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved