Berita Surabaya

Korban Pencabulan oleh Ayah Kandung Alami Gangguan Psikis- Ini Upaya Dilakukan Polisi

Kanit PPA Polretabes Surabaya, AKP Ruth Yeni menuturkan, kondisi korban terus mendapat pendampingan petugas guna pemulihan.

Korban Pencabulan oleh Ayah Kandung Alami Gangguan Psikis- Ini Upaya Dilakukan Polisi
surya/fatkhul alami
PENCABULAN - Kasubbag Humas Polretabes Surabaya, Kopol Lily Djafar (kanan) dan Kanit PPA AKP Ruth Yeni menunjukkan pelaku pencabulan terhadap anak sendiri, Senin (9/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Intan (9), korban pencabulan ayah kandungnya, M Badrun, mengalami gangguan psikis.

Penyidik Unit Perlindungan Perepuan dan Anak (PPA) Polresabes Surabaya kini berusaha memulihkan psikis korban.

Kanit PPA Polretabes Surabaya, AKP Ruth Yeni menuturkan, kondisi korban terus mendapat pendampingan petugas guna pemulihan.

"Sekarang korban sudah ikut dengan ibu kandungnya di Pandaan, Pasuruan. Kami masih terus mendalami kasus ini," sebut Ruth Yeni, Senin (9/10/2017).

Ruth menuturkan, aksi pencabulan tersebut terbongkar setelah korban bercerita kepada guru sekolahnya. Mendapat pengaduan dari anak didiknya, sang guru sekolah kemudian membawa korban bertemu ibu kandungnya di Pandaan, Pasuruan.

"Pelaku ini sudah setahun menyetubuhi anak kandungnya sendiri. Dia sepertinya tidak menyesali perbuatannya, apalagi setiap melakukan pasti dengan ancaman," terang Ruth.

Kasubbag Humas Polretabes Surabaya, Kompol Lily Djafar menambahkan, pelaku berbuat ini secara sengaja. Mereka tidak merasa kasihan meski yang diajak berhubungan anaknya sendiri.

"Pengakuannya sudah menyetubuhi korban sebanyak 36 kali selama setahun. Ini pelaku tidak wajar, karena korbannya anak kandungnya sendiri," tutur Lily.

Atas perbuatannya, pelaku Badrun bakal dijerat Pasal 81 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved