Makanan Western dan Lokal Digabung, Hasilnya Jadi Sajian Unik Ini

Makanan western dan lokal bisa digabung menjadi sajian menu yang unik dan bercitarasa beda

Makanan Western dan Lokal Digabung, Hasilnya Jadi Sajian Unik Ini
SURYA Online/Sudharma Adi
Pemilik Le Belle Cafe, Lily Indra Lestari saat menunjukkan menu Pizza Rendang 

SURYA.co.id | SURABAYA - Makanan western dan lokal bisa digabung menjadi sajian menu yang unik dan bercitarasa beda. Itu yang membuat Le Belle Cafe membuat menu berbeda, yakni Pizza Rendang dan Rainbow Noodle.

Menu Pizza Rendang adalah perpaduan dari masakan asal Italia dan citarasa menu dari Minang. Sedangkan Rainbow Noodle adalah menu mie warna-warni dengan bahan dari organik.

Pemilik Le Belle Cafe, Lily Indra Lestari menguraikan, dia memang sering berjalan-jalan ke luar negeri. Dia juga suka dengan makanan dari Eropa dan Tiongkok, terutama pizza dan mie. Dari kesukaannya pada dua masakan itu, dia lalu berpikir bagaimana jika menu itu dipadukan dengan menu lokal.

“Saya menilai bahwa perpaduan menu western dan lokal tentu punya citarasa berbeda. Perpaduan rasa ini saya pikir belum ada,” katanya, Sabtu (7/9).

Cook Le Belle Cafe, Ari Susanto menuturkan, menu Pizza Rendang ini menggunakan roti sebagai bahan dasar dan topping atau saus rendang. Untuk membuat saus rendang, dia menggunakan daging sapi cincang dan bumbu rempah. Bumbu rempah itu adalah bawang putih, bawang merah, kunir, laos, jahe, daun jeruk, serai, dan cabe merah besar. Sebagian bumbu itu lalu ditumis dan setelah itu diblender.

“Rempah lain seperti serai dan daun jeruk juga ditumis terpisah. Barulah setelah itu semua bumbu dicampur dengan daging cincang,” paparnya.

Setelah semua bumbu tercampur, lalu ditaburkan di atas roti pizza yang sudah diolesi minyak zaitun. Jadilah Pizza Rendang yang siap dinikmati.

“Satu pizza ini porsinya cukup untuk satu orang dewasa,” katanya.

Sajian Pizza Rendang ini rupanya membuat seorang konsumen penasaran. Masruroh, warga Banyu Urip ini lalu mencicipi pizza ini. Usai mencicipi, dia mengaku citarasa pertama adalah manis gurih pada rotinya dan empuk saat dikunyah. “Mungkin karena diberi minyak zaitun, makanya ada gurih dan manis,” ujarnya.

Sedangkan saos rendang, dia menilai rasa asin gurih sangat kental. Ada sensasi pedas dari rempah-rempah yang diolah, namun tak terlalu pedas di lidah. “Kalau bagi penggemar pedas, mungkin ini kurang pedas. Tapi secara umum citarasanya pas di lidah,” urainya.

Rainbow noodle

Adapun menu masakan lain yang unik adalah Rainbow noodle. Sesuai namanya, ada tiga jenis warna mie yang berpadu dan membuat taste terasa berbeda. Ketiga warna itu adalah oranye, hijau dan hitam.

Lily Indra Lestari menuturkan, jika hanya menyajikan mie biasa, maka hampir semua warung di Indonesia menyajikan hal serupa. Untuk membuat berbeda, maka mie dibuat berwarna-warni. “Ketiga warna mie itu dicampur jadi satu dan disajikan,” katanya.

Cook Le Belle Cafe, Ari Susanto menambahkan, semua bahan rainbow noodle itu dari bahan organik. Untuk bahan mie, dibuat sendiri dari olahan tepung, sayur dan telur. Lalu warna pada mie itu juga dari bahan organik, seperti kuning dari wortel, hijau dari sawi dan hitam dari arang Jepang.

“Bahan organik itu diblender dan diambil sarinya. Sari itu lalu dicampur tepung dan telur sehingga jadi mie berwarna,” urainya.

Agar citarasa makin kuat, maka pada kuah ditambahkan minyak wijen dan merica. Maka, dengan menaburi mie berwarna ini dengan jamur dan pangsit goreng, jadilah Rainbow Noodle bercitarasa berbeda.

“Rasa asin gurih dengan taste wortel, sawi dan arang Jepang membuat mie ini jadi berbeda,” pungkasnya.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved