Breaking News:

Berita Pendidikan Surabaya

PKBM Siapkan Ujian Nasional Kesetaraan Berbasis Kompter, Lokasinya di Empat Titik ini

”Untuk perbaikan (UNP) akan dilaksanakan pada tanggal 10, 11 dan 12. Sedangkan ujian kesetaraan paket B dan C pada tanngal 13, 14 dan 15 Oktober."

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
PKBM Siapkan Ujian Nasional Kesetaraan Berbasis Kompter, Lokasinya di Empat Titik ini
surya/anas miftakhudin
Walau usianya sudah senja, tetapi seorang ibu tetap semangat mengikuti ujian kejar paket B di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sukodono, Senin (22/4/2013).

SURYA.co.id | SURABAYA – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) kejar paket B dan pakeet C mulai menyiapkan siswanya untuk ujian nasional kesetaraan pekan depan.

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) gelombang II ini berisi Ujian Nasional Perbaikan (UNP), dan ujian nasional kesetaraan.

”Untuk perbaikan (UNP) akan dilaksanakan pada tanggal 10, 11 dan 12. Sedangkan ujian kesetaraan paket B dan C pada tanngal 13, 14 dan 15 Oktober, tadinya satu jadwal tapi karena menggunakan tempat yang sama makanya diubah,” jelas Ketua Forum PKBM Surabaya Imam Rochani di Surabaya, Kamis (5/10/2017).

Untuk peserta ujian kesetaraan berjumlah 577 peserta, untuk paket B terdapat 157 orang , dan yang mengikuti ujian Paket C sebanyak 420 orang.

Mereka yang mengikuti ujian ini adalah peserta ujian kesetaraan pada April lalu yang belum tuntas.

Bisa dikarenakan sakit atau izin sehingga melewatkan beberapa atau seluruh pelajaran ujian.

“Lokasi ujian akan terbagi di empat titik, yakni, SMPN 12, SMPN 19, SMPN 21, dan SMPN 25. Sebelumnya, ada sekitar 2.000 peserta yang sudah hadir pada gelombang pertama,” ungkapnya.

Pelaksanaan ujian berbasis komputer telah diterapkan sejak ujian April lalu. Tetapi, Imam berharap, ujian bisa berlangsung dengan lancar dan tidak ada kendala.

Apalagi terkait masalah jaringan baik teknis, ataupn masalah gangguan alam. Peserta yang belum bisa ikut dalam ujian gelombang kedua, akan disusulkan ulang di tahun depan.

“Kami juga mendampingi mereka dalam persiapan, peserta yang sepuh-sepuh juga belajar ulang,” katanya.

Sedang Pendiri PKBM Interaktif Tutik Hidajati mengatakan, persiapan kepada para peserta terus dilakukan.

Di antaranya, melalui pelatihan dan briefing. Juga simulasi ujian nasional berbasis komputer.
”Kami di PKBM ada peserta paket B dan C yang ikut,” katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved