Gunung Agung Terkini

Dua Kali Lebih Banyak, Gempa Gunung Agung Dibanding Merapi Sebelum Meletus

Sebelum meletus Gunung Merapi mengalami kegempaan rata-rata 250 kali tiap harinya.

Dua Kali Lebih Banyak, Gempa Gunung Agung Dibanding Merapi Sebelum Meletus
kompas.com/bambang p jatmiko
Pesawat terbang melintasi Gunung Agung Bali, beberapa waktu lalu. AirNav melakukan antisipasi terkait naiknya status gunung ini menjadi awas. 

SURYA.co.id - Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG Devi Kemal Syahbana mengatakan, jumlah gempa yang terjadi di gunung Agung rata-rata dua kali lipat dari gempa pada saat Gunung Merapi meletus 2010 silam.

Menurutnya, sebelum meletus Gunung Merapi mengalami kegempaan rata-rata 250 kali tiap harinya.

Sedangkan gunung Agung, sejak ditetapkan pada level awas tiap harinya mengalami gempa vulkanik dan tektonik lebih dari 500 kali. Bahkan pernah mencapai 900 kali.

"Di sana kurang dari 250 kali sudah meletus, Gunung Agung sekarang dua kalinya belum erupsi," kata Devi, Rabu (4/9/2017) malam.

Karena itu, Gunung Merapi tidak bisa dijadikan pola untuk mempelajari Gunung Agung.

Pola Gunung Agung merupakan pola baru untuk dipelajari. Berbeda dengan gunung api lainnya, Gunung Agung tidak memiliki pola pembanding.

Hal ini tidak lepas dari minimnya data instrumental letusan tahun 1963.

Karena itu aktivitas vulkanik Gunung Agung tahun 2017 merupakan pelajaran pola ilmiah yang baru dipelajari.

"Belum ada perkembangan kegempaan sebanyak ini, pengalaman pertama untuk kita semua belajar pahami karakter Gunung Agung," tutur Devi seraya mengatakan pada 1963 peralatan belum memadai seperti sekarang.

Devi menjelaskan, aktivitas kegempaan Gunung Agung mulai terdeteksi 14 April 2017.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved