Nyamar Jadi Driver Gojek, Pria di Surabaya ini Curi Barang Penumpang! Begini Modusnya

Pria di Surabaya ini sudah puluhan kali mencuri dengan menyamar sebagai driver Gojek. Simak, ini modusnya agar anda semua waspada.

Nyamar Jadi Driver Gojek, Pria di Surabaya ini Curi Barang Penumpang! Begini Modusnya
surabaya.tribunnews.com/fatkhul alami
Polisi menunjukkan barang bukti hasil curian serta tiga tersangka yang terdiri dari 2 penadah dan seorang pencuri. Dalam kejadian ini, pelaku menyamar sebagai pengemudi Gojek untuk mengelabui korbannya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Muziyin alias Yudi (38), warga Jl Ngagel Timur Surabaya diringkus tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya. Ia ditangkap lantaran setelah mencuri barang-barang milik korban yang hendak diantarkan pakai sepeda motor.

Dalam beraksi, Yudi menyaru sebagai driver Gojek. Dia mencuri barang-barang milik Ayu Isyantimah (19), warga Jl Diponegoro Surabaya. Pelaku membawa lari barang korban saat melintas di depan Kebun Binatang Surabaya.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol I Dewa Gede Julianto mengatakan, pelaku penipuan dengan menyamar sebagai petugas Gojek ini modusnya mendatangi korban yang sedang menunggu ojek online yang dipesannya melalui aplikasi.

Guna menyakinkan penumpang, pelaku menyampaikan kepada korban kalau dirinya driver Gojek yang ia pesan.

“Karena membawa tas dan barang bawaan banyak, pelaku meminta tas korban ditaruh depan jok sepeda motor. Namun saat di tengah jalan dekat pos polisi, sepeda motor dihentikan dengan alasan ada polisi takut ditilang,” kata Dewa Gede Julianto, Selasa (3/10/2017).

Lantaran penumpang yang dibonceng tidak membawa helm, penumpang diminta turun berjalan dulu. Setelah penumpang tersebut turun, pelaku langsung tancap gas kabur. Pelaku ini sudah melakukan aksinya sebanyak 50 kali, di wilayah Bungurasih dan Wonokromo Surabaya.

Selain mengamankan terangka Muziyin, polisi juga juga menangkap dua penadah dari hasil kejahatan pelaku yakni, AR dan AM, keduanya warga Madura.

Muziyin mengaku, hasil kejahatannya seperti handphone dijual Rp 600 ribu. Sedangkan laptop dijual Rp 1 juta.

“Saya terpaksa melakukan aksi penipuan ini karena tidak punya pekerjaan tetap,” aku Muziyin. 

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat merah L 4679 AV, satu magic com merk Cosmos, dan satulaptop dan satu HP. 

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved