Kamis, 7 Mei 2026

Berita Surabaya

Jembatan Ratna Ditarget Rampung 10 November, Pemkot: Terkendala Satu Persil yang Berwenag BPWS

Sampai saat ini penghuni rumah tersebut tidak mau meninggalkan tempat lantaran merasa pembayaran Pemkot kurang.

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Parmin
surya/fatimatuz zahro
Pekerja mengebut pengerjaan Jembatan Ratna. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Pemkot kini ngebut pembangunan jembatan Ratna di Jalan Raya Ngagel - Jalan Bengawan.

Pengerjaan fisik yang sudah lebih dari 50 persen itu ditargetkan rampung pada 10 November 2017.

Namun, penyelesaian pembangunan jembatan ini masih menemui kendala, yaitu satu persil lahan rumah warga yang belum terbebaskan.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati mengatakan persil itu menjadi penghambat rampungnya penyelesaian jembatan sepanjang 200 meter tersebut.

"Masih ada satu persil di Jalan Ngagel No 141 atas nama Nurlena dengan luas 310 meter persegi. Bangunan itu sudah dibebaskan Pemkot sejak tahun 1995," kata Erna, Selasa (3/10/2017).

Namun, sampai saat ini penghuni rumah tersebut tidak mau meninggalkan tempat lantaran merasa pembayaran Pemkot kurang.

Padahal berdasarkan berkas surat yang dimiliki Pemkot ada penyataan bahwa setelah pembayaran penghuni bangunan di bantaran sungai itu bersedia meninggalkan rumah jika sewaktu-waktu dibutuhkan oleh Pemkot.

"Wilayah tersebut adalah kewenangan Balai Pengelola Wilayah Sungai (BPWS) Brantas. Jadi kita menunggu eksekusi dari mereka," sebut Erna.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang ia peroleh, BPWS sudah mengajukan untuk permohonan bantuan penertiban pada Satpol PP provinsi namun hingga saat ini masih belum ada eksekusi.

"Dalam dua minggu terakhir ini kita sudah melakukan pengiriman surat ke BPWS agar mempercepat eksekusinya. Tapi ya kita menunggu," kata Erna.

Di sisi lain Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebutkan BPWS sudah mengirimkan surat terkait meminta bantuan ke Satpol PP Kota Surabaya untuk melakukan eksekusi.

"Sesuai rencananya kita akan resmikan 10 November pas hari pahlawan. Tapi kita lihat lah," kata Risma.

Adanya jembatan Ratna ini diharapkan bisa meningkatkan akses jaringan jalan dari Surabaya utara selatan. Agar pengguna jalan yang dari jalan Ratna saat akan ke Darmokali tidak perlu memutar lagi melalui jembatan BAT.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved