Breaking News:

Berita Surabaya

Begini Pengakuan Istri Korban Bentrok Bonek vs PSHT terkait Kondisi Jenazah Suaminya

Dita Yuli Fauziah, istri Muhammad Anis, menjelaskan, usai kejadian sang suami masih dinyatakan kritis ketika dibawa ke rumah sakit.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Parmin
surya/dya ayu
Dita Yuli menunjukkan foto M Anis di HP bersama putri semata wayang mereka. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jenazah Muhammad Anis (22) dan Aris Eko Ristanto (25), dua korban meninggal dunia bentrok Bonek- PSH hingga Minggu (1/10/2017) dini hari masih di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Keduanya dinyatakan meninggal akibat bentrok Bonek-PSH, Minggu (1/10/2017) dini hari di Balongsari Tandes.

Dita Yuli Fauziah, istri Muhammad Anis menjelaskan, usai kejadian sang suami masih dinyatakan kritis ketika dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia.

Sedang Aris Eko Ristanto lebih dahulu meninggal dunia ketika dilarikan kerumah sakit karena kondisinya parah.

Saat tiba di rumah sakit untuk melihat sang suami, Dita Yuli Fauziah menuturkan kondisi sang suami mengalami luka parah di bagian kepala dan muka, karena hantaman benda tumpul.

"Saat saya lihat jenazahnya, lukanya di kepala. Sobek dan memar-memar. Kasihan Mbak saya lihatnya, suami yang meninggalkan saya selama-lamanya," ujar Dita sambil meneteskan air mata, Minggu (1/10/2017) sore di kediamannya.

M Anis menjadi korban bentrok Bonek-PSH. Namun, Dita diberitahu jika sang suami mengalami kecelakaan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved