Wanita di Surabaya Bentengi Keluarga dari Peredaran Pil PCC dan Narkoba

Ratusan perempuan dari seluruh wilayah Jatim berkumpul di Ponpes Sabilurosyidin Surabaya, Minggu (24/9/2017).

Wanita di Surabaya Bentengi Keluarga dari Peredaran Pil PCC dan Narkoba
surabaya.tribunnews.com/nuraini faiq
Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Jatim,¬†Fatma Saifullah Yusuf, saat berbicara terkait peran perempuan dalam perangi narkoba di Ponpes Sabilurosyidin Surabaya, Minggu (24/9/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ratusan perempuan dari seluruh wilayah Jatim berkumpul di Ponpes Sabilurosyidin Surabaya, Minggu (24/9/2017).

Mereka bersatu bertekad membentengi keluarga dari peredaran narkoba.

"Termasuk yang saat ini tengah marak pil PCC. Jangan sampai anak-anak kita tergoda narkoba jenis apa pun," tandas Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Jatim Fatma Saifullah Yusuf saat membuka Seminar Wanita.

Seminar dengan tema fungsi keluarga dalam gerakan sadar hukum dan cegah narkoba itu digelar di Ponpes di kingkungan Kantor Lembaga Dakwah Islam Indoeneia (LDII) Gayungan Surabaya.

BKOW bersama ormas Islam itu menggerakkan organisasi wanita di bawah LDII seluruh Jatim, menghimpun dan menggiatkan para kaum perempuan di tengah-tengah keluarga agar ikut peka akan peredaran narkoba.

"Kami dengan Bu Fatma, merasakan keresahan yang sama. Makanya begitu BKOW Bersinergi dengan organisasi wanita kami semuanya siap," kata Ketua DPW LDII Jatim, Amien Adhy.

Kaum wanita di Jatim dan Surabaya mengaku prihatin dengan maraknya peredaran narkoba. Kini muncul marak peredaran Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC) yang identik dengan barkoba.

"Kaum ibu harus membentengi anak dengan menciptakan keluarga harmonis. Pondasi ahlak dan ketaatan kepada keluarga adalah kuncinya," kata Fatma.

Orangtua terutama ibu-ibu harus mengambil peran maksimal dengan selalu dekat dengan anak. Mengajak anak mengenal lebih dekat dengan PCC. Ibu harus menerangkan secara mudah dan gamblang atas PCC dan narkoba jenis apa pun. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved