Lifestyle

VIDEO - Merawat Binatang Piaraan yang Baik dan Benar, seperti ini Caranya

Wahyu Agusetiono (31), owner Juro Pet Shop menjadi salah satu wirausaha yang membuka pelayanan bagi hewan peliharaan ini.

SURYA.co.id | SURABAYA – Bisnis pet shop selalu menarik bagi pecinta hewan, khususnya hewan berkaki empat dan berbulu yang banyak dipelihara.

Yaitu kucing dan anjing yang saat ini menjadi pelanggan terbanyak di setiap pet shop.

Berbagai macam kebutuhan ditawarkan dalam pet shop, mulai dari jasa grooming, perlengkapan dan aksesoris hewan peliharaan, makanan hingga pemeriksaan kesehatan.

Wahyu Agusetiono (31), owner Juro Pet Shop menjadi salah satu wirausaha yang membuka pelayanan bagi hewan peliharaan ini.

Meskipun baru dibuka Agustus lalu, pet shop berada di Jalan Pumpungan 1 ini telah menyediakan one stop service bagi pelanggannya.

Ia bahkan menggandeng dokter hewan untuk melengkapi pet shopnya dengan layanan klinik hewan yang menyediakan ruang opname hingga berbagai pelayaan kesehatan. Mulai vitamin, vaksin, hingga obat.

Baginya menyediakan klinik dan dokter merupakan upaya untuk mengambil kepercayaan konsumen.

Apalagi hewan peliharaan memang membutuhkan perhatian kesehatan karena merupakan makhluk hidup.

“Saya belajar otodidak grooming kucing ke teman, kemudian ikut pelatihan. Awlanya saya sempat buka di daerah ngagel pet shop, hanya saja khusus grooming saja.Sekarang saya kerjasama dengan dokter untuk bikin klinik,” ungkap pria yang memulai bisnis pet shop seja 2015 ini.

Ia menceritakan, kegemarannya emlakukan grooming sejak memiliki kucing hingga 15 ekor.
Wahyu pun mencoba menjadi pembiak kucing (breeder) sayangnya belum berhasil. Hingga ia memutuskan membuka grooming kucing.

“Di Ngagel ruangannya sempit, karena awalnya cuma buat kantor. Kalau yang sekarang ruangannya besar jadi bisa buat opname hinga penitipan,” ujarnya.

Grooming, ia lakukan secara ototodidak hingga berkembang dengan memakai standar yang mengutamakan kesehatan kucing atau anjing.

Ia menjelaskan, di awal melakukan grooming ia membersihkan telinga kucing di awal tanpa membersihkannya ulang saat finishing.

Tetapi setelah mengikuti berbagai pelatihan, ia mengubah prosedurnya dengan membersihkan telinga saat finishing menghindari adanya air yang masuk ke telinga.

Penulis: Dodo Hawe
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved