Berita Blitar

VIDEO - Waspada Lewat Perlintasan KA Tak Berpalang Pintu di Garum, Blitar

“Warga sini sudah lama berharap agar pemerintah memasan palang pintu di perlintasan kereta api. Sebab, membahayakan pengendara."

Reportase: SAMSUL HADI SISWOYO 

SURYA.co.id | BLITAR- Jumlah perlintasan kereta api yang tidak terjaga dan tidak berpalang pintu di wilayah Kota/Kabupaten Blitar masih cukup banyak. Kondisi tersebut membahayakan pengendara yang melintas di perlintasan kereta api.

Seperti terlihat di perlintasan kereta api di Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

Perlintas sebidang itu tidak berpalang pintu dan tiga dijaga. Padahal jalan itu merupakan jalur ramai kendaraan.

Jalan itu merupakan jalan penghubung menuju kantor Bupati Blitar di Kanigoro.

Selain itu, jalan itu juga menjadi jalur alternatif menuju ke Tulungagung, lewat Kanigoro.
Kendaraan besar dan sepeda motor banyak yang melintas di jalan itu. Kondisi perlintasan kereta api yang tidak berpalang pintu di jalur itu sangat membahayakan pengendara.

“Warga sini sudah lama berharap agar pemerintah memasan palang pintu di perlintasan kereta api. Sebab, membahayakan pengendara. Apalagi jalur sini termasuk ramai kendaraan,” kata warga setempat, Supriyanto.

Di perlintasan itu memang sudah dipasang early warning system sebagai tanda ketika ada kereta api akan lewat.

Tanda peringatan berupa lampu kerlap-kerlip dan diiringsi suara peringatan saat akan ada kereta lewat.

Tetapi, sering kali pengendara menerobos perlintasan meski tanda peringatan sudah berbunyi. Pengendara beranggapan kereta masih jauh.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved